Hibah Pemerintah Tetap Turun

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyatakan bahwa untuk tahun ini penyaluran dana hibah dihentikan, namun untuk beberapa instansi ternyata masih tetap dapat dicairkan. Di antaranya instansi pemerintah dan juga lembaga-lembaga sekolah. Pasalnya, lembaga-lembaga tersebut diketahui telah memiliki badan hukum.

”Kalau dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) bisa dicairkan. Karena dana dari pusat yang ditransfer ke sekolah-sekolah. Yang lainnya, wait and see peraturan dari pusat,” ungkap Kepala Biro Keuangan Pemprov Jateng Arif Sambodo kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Arif menjelaskan, dana hibah yang untuk lembaga atau organisasi tetap dapat dicairkan sepanjang sesuai dengan aturan perundang-undangan. Namun demikian, ia mengakui jika banyak lembaga yang tidak dapat mencairkan dana hibah pada tahun anggaran ini lantaran tidak berbadan hukum. ”Untuk jumlahnya tidak hafal termasuk juga nominalnya,” imbuhnya.

Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Jateng Budi Wibowo sebelumnya menyatakan bahwa tahun ini tidak akan mencairkan bantuan dana hibah menyusul aturan yang mengharuskan lembaga, organisasi, dan instansi penerima harus berbadan hukum. Aturan tersebut adalah Pergub Nomor 70 Tahun 2014 ini yang mendasarkan pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Dijelaskan Budi, dalam aturan itu disebutkan instansi penerima hibah harus berbadan hukum minimal tiga tahun. Hal ini dimaksudkan agar lembaga yang bersangkutan benar-benar telah memiliki action di masyarakat. Selain itu, juga memastikan pelaksanaan hibah dan bansos tepat sasaran, bermanfaat, serta tertib administrasi dan akuntabel. ”Kami menyadari untuk mendapatkan badan hukum tidak murah. Apalagi hibah yang didapat hanya sekali dan tidak diperkenankan mendapatkan lagi pada tahun berikutnya,” imbuhnya.

Budi mengaku, pihak pemprov telah melakukan beberapa upaya sebagai tindak lanjut untuk mencari solusi yang terbaik. Di antaranya dengan berkirim surat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk segera dikeluarkan Peraturan Pemerintah pelaksana Undang-Undang. Hanya saja, surat tersebut belum juga mendapat tanggapan. ”Sambil menunggu jawaban dari Kemendagri, pemberian hibah sementara ini terpaksa dihentikan. Meski demikian, pemberian bansos masih bisa dilakukan karena tidak mensyaratkan berbadan hukum,” terang mantan Kepala Dinas Sosial Pemprov Jateng itu.

Hanya saja, lanjut Budi, bansos yang akan diberikan pemprov kepada masyarakat akan lebih dikosentrasikan kepada daerah miskin di Jateng. Sesuai data yang ada, di Jateng masih terdapat 50 kecamatan atau 1.350 desa yang masuk kategori miskin. ”Namun tidak menutup kemungkinan penyaluran bansos nantinya juga dikaitkan dengan aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui anggota dewan,” tukasnya. (fai/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -