Komunitas Jejaring Sosial Berbagi Rejeki

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BERBAGI REZEKI: Anggota Kabar Salatiga memberikan bikisan kepada salah seorang warga kurang mampu, kemarin. (Dhinar Sasongko/Jawa Pos Radar Semarang)
BERBAGI REZEKI: Anggota Kabar Salatiga memberikan bikisan kepada salah seorang warga kurang mampu, kemarin. (Dhinar Sasongko/Jawa Pos Radar Semarang)

SALATIGA – Puluhan anggota Kabar Salatiga, komunitas jejaring sosial Facebook melakukan kegiatan aksi sosial yang disebut dengan aksi KS Bergerak, Minggu (28/6). Dalam aksi tersebut, KS Bergerak memberikan bantuan berupa bingkisan dan uang tunai kepada sejumlah warga tidak mampu.

Grup yang memiliki anggota 19 ribuan akun ini berkeliling Salatiga setelah sebelumnya berkumpul di rumah dinas wakil wali kota Muh Haris. Diantaranya adalah Mbah Nas, 80, salah seorang janda warga Dusun Ngentak Kelurahan Tingkir Lor Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga hanya bisa terbaring di atas ranjang kayu. Hal itu dikarenakan sejak tiga tahun lalu kakinya lumpuh akibat jatuh ketika sedang mencuci pakaian di sebuah sendang yang terletak di samping kiri rumahnya. Guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia ditemani dan dilayani oleh anak laki-lakinya yang bernama Slamet, 49. Namun, Slamet sendiri mengalami gangguan penglihatan dan menderita kaki gajah.

Selain mengunjungi Mbah Nas, iring-iringan sebanyak 50 sepeda motor ini juga berkunjung ke Haryati (40) janda tiga anak warga Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Hartini, 65, janda sebatangkara warga Pengilon, Manungsari Kecamatan Sidomukti, Abdulrohman, 60, warga Randuares Kumpulrejo Argomulyo dan Tuyono, 50 yang mengalami struk dan tinggal menumpang di rumah majikan istrinya. “Aksi ini kami lakukan rutin setiap 2 minggu sekali untuk membantu warga yang membutuhkan. Dana bersumber dari anggota dan untuk warga,” terang Khamim, koordintor aksi. (sas/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -