Tinggal 3 Bulan, Baru Capai 25 Persen

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN- Pendapatan Pajak Bumi Bangunan (PBB) di Kabupaten Semarang per 22 juni 2015 baru terealisasi 25 persen atau sebesar Rp 6,206 miliar dari target Rp 24,5 miliar. Padahal jatuh tempo pembayaran PBB tinggal 3 bulan lagi, yakni berakhir pada 30 September 2015.

“Jumlah wajib pajak (WP) PBB di Kabupaten Semarang sekitar 722.000 orang. Hanya saja tingkat kesadaran WP untuk membayar PBB baru 77 persen saja. Selain itu ada data PBB bermasalah di Kabupaten Semarang yang mencapai 20 persen. Kondisi itu menjadi salah satu penyebab realisasi pendapatan PBB masih rendah yakni masih sekitar 25 persen,” ungkap Kabid Pajak, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Semarang, Aris Abadi, Minggu (28/6) kemarin.

Aris menambahkan, melihat kondisi realisasi pendapatan baru 25 persen, pihaknya berupaya melakukan intensifikasi pajak. Salah satunya meminta kepala desa (Kades) seluruh Kabupaten Semarang untuk membantu intensifikasi PBB. “Para kades sudah menyanggupi megupayakan pembayaran PBB di desanya lunas 100 persen. Harapan kami para kades benar-benar merealisasikannya. Sehingga target pendapatan PBB tahun ini bisa tercapai,” kata Aris.

Menurut Aris, selain meminta Kades membantu intensifikasi PBB, juga melakukan program panutan bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Semarang. Program tersebut mewajibkan seluruh PNS melaporkan bukti pembayaran PBB.“Sehingga PNS dapat menjadi panutan pembayaran PBB,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala DPPKAD Kabupaten Semarang, Abdullah Maskur mengatakan, di tahun 2015 harapannya pendapatan PBB dapat melampaui target. Seperti pendapatan PBB tahun 2014 yang ditarget sebesar Rp 21,556 miliar dan terealisasi 112 persen. Bahkan di tahun 2014 sebanyak 29 desa pembayaran PBB-nya lunas 100 persen. (tyo/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -