Kebutuhan Lemari Es Meningkat Drastis

593
LEBIH MENARIK : Produk teranyar Toshiba berupa lemari es Glacio didesain batik yang sangat unik dan menarik. (TYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LEBIH MENARIK : Produk teranyar Toshiba berupa lemari es Glacio didesain batik yang sangat unik dan menarik. (TYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG-Menjelang Lebaran 2015 ini, kebutuhan masyarakat terhadap barang eletronik meningkat tajam, terutama lemari es. Karena itulah, PT Topjaya Sarana Utama (TSU) sebagai pemegang merek kulkas Toshiba menghadirkan produk dengan tipe terbari Glacio dengan desain batik.
Branch Manager PT Topjaya Sarana Utama Cabang Semarang, Darwin Cen mengatakan bahwa ada tiga varian Glacio, yaitu Glacio Diva, Glacio Grand dan Glacio Jazz. Ketiganya masing-masing memiliki kunggulan dan keunikan desain. Contohnya, tipe Glacio Grand tampilan kulkasnya didominasi motif batik.

“Kalau tipe Glacio Diva, kulkas satu pintu bercorak daun dengan warna-warna pink, biru dan coklat. Kulkasi jenis ini cocok bagi remaja dan pasangan yang baru menikah. Sedangkan, tipe Jazz dengan desain motif kayu cocok bagi profesional yang memiliki jiwa seni tinggi,” katanya di Gedung Admiral, kemarin.

Ke depan, kulkas Toshiba Glacio akan menjadi trend setter di dalam perkembangan teknologi perangkat elektronik rumah tangga. Glacio dengan mengusung teknologi Mirror Steel sebagai bahan baku pintunya, memiliki desain yang sangat minimalis namun modern. Desain ini sangat diminati konsumen. “Berbekal teknologi Mirror Steel atau pintu kaca, konsumen bisa bercermin dan berfoto selfie di depan pintu kulkas, seperti yang lagi trend saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Excutive Vice President PT TSU, Williatmo Tantra menambahkan bahwa bahan-bahan yang digunakan Toshiba juga bersifat anti korosif dan ramah lingkungan. Selain itu, motif desain yang dibuat mengusung tema minimalis modern sesuai permintaan pasar Indonesia.
“Hadirnya produk baru ini, ditargetkan ada kenaikan 6 persen dari market share sebelumnya 14 persen, sehingga menjadi 20 persen pada tahun ini. Sedangkan kapasitas produksi per tahun sekitar 1 juta unit,” katanya. (tya/ida)