Supermarket Jual Daging Kedaluwarsa

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Jawa Tengah menyatakan telah menemukan 242 kilogram daging dan hati sapi impor kedaluwarsa. Daging dan hati sapi impor tersebut ditemukan pada saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah supermarket di Kota Semarang selama bulan Ramadan.

”Di supermarket Lotte Mart kami menemukan sebanyak 54 kilogram daging sapi impor dari Australia yang kedaluwarsa. Sementara di Superindo sebanyak 188 kilogram hati sapi impor dari New Zealand juga kedaluwarsa,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinperindag Jateng, Wahyu Miatiningsih dalam sebuah diskusi yang digelar di Hotel Quest Semarang, Senin (29/6).

Wahyu menjelaskan, barang bukti 54 kilogram daging sapi impor itu langsung dimusnahkan dengan cara dibakar. Sementara untuk 188 kilogram hati sapi saat ini masih diperiksa di Dinas Peternakan Jateng. Pasalnya, dari pihak Superindo mengklaim menjual hati sapi impor kedaluwarsa karena produk tersebut baru datang dari Jakarta pada pertengahan Juni 2015. ”Meski dalam label tertulis bulan Januari 2015, tapi pihak Superindo mengaku hati sapi baru datang pada pertengahan Juni lalu,” terangnya.

Sambil menunggu pemeriksaan oleh Dinas Peternakan selesai, lanjut Wahyu, supermarket yang bersangkutan dilarang menjual hati daging sapi tersebut. Nanti jika kemudian hasilnya ternyata tidak kedaluwarsa maka dapat dijual lagi. ”Saat ini tempat untuk memajang hati sapi impor disegel pihak kepolisian,” imbuhnya.

Ditegaskan Wahyu, Dinperindag akan terus menggelar sidak di sejumlah supermarket dan pasar tradisional secara rutin untuk mengantisipasi peredaran makanan kedaluwarsa selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran 2015. Di samping makanan kedaluwarsa, sambung Wahyu, sasaran sidak juga menyangkut peredaran produk makanan yang tidak memiliki label standar nasional Indonesia (SNI). ”Langkah sidak ini untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen agar tidak menjadi korban,” tandasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Suharnomo yang juga hadir dalam kesempatan itu menyatakan apresiasi atas langkah Dinperindag Jateng yang telah menemukan peredaran daging dan hati sapi impor kedaluarsa itu. Ia berharap, Dinperindag tidak hanya melakukan sidak pada bulan Ramadan saja, tetapi juga secara rutin pada bulan-bulan lainnya. ”Untuk mengantisipasi makanan impor kedaluwarsa di pasaran, perlu juga sebuah sistem yang dapat memantau masuknya makanan impor ke Indonesia khususnya di Jawa Tengah,” katanya. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -