Asah Kepekaan, Tangkap Ide dari Aktivitas Sehari-hari

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

HOBI MENULIS: Lukni Maulana (tengah, berkaus hitam) bersama rekan-rekannya usai peluncuran buku kumpulan cerpen Sang Morvious. (Abdul Mughis/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HOBI MENULIS: Lukni Maulana (tengah, berkaus hitam) bersama rekan-rekannya usai peluncuran buku kumpulan cerpen Sang Morvious. (Abdul Mughis/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Meminjam kata-kata Pramoedya Ananta Toer, menulis adalah bekerja untuk keabadian. Lukni Maulana menceritakan pengalaman menulis sebagai aktivitas ilmiah yang menyenangkan. Seperti apa?

ABDUL MUGHIS

SETIAP orang memiliki kisah dan cerita yang mengandung banyak nilai. Pengalaman pribadi jika dikemas ke dalam karya tulis akan menjadi segudang ilmu yang bermanfaat bagi publik. Lukni Maulana memandang aktivitas menulis adalah suatu kegiatan ilmiah yang menyegarkan pikiran.

”Saya sendiri senang menulis. Bagi saya, hal paling menyedihkan di dunia ini ketika saya tidak lagi bisa menulis,” katanya saat berbincang dengan Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (28/6) lalu.

Dia menceritakan, bagaimana mengasah proses kreatif dalam melahirkan ide-ide untuk kemudian dituangkan ke dalam sebuah karya tulis ilmiah.

”Sering membaca, mengamati apa yang terjadi di lingkungan kita sehari-hari. Mulai dari hal paling sederhana sampai hal yang filosofis,” ujarnya memberi tips menulis.

Dikatakannya, kebiasaan mengamati dengan kesadaran akan melatih insting kepekaan jiwa. ”Setiap orang memiliki latar belakang ilmu berbeda-beda. Mengasah ketajaman atau kepekaan perlu dilatih terus-menerus agar terbiasa,” bebernya.

Menurutnya, sebenarnya banyak ide beterbangan di sekitar kita. Tergantung daya tangkap masing-masing untuk menuangkannya ke dalam bentuk karya tulis. ”Bisa berbentuk cerpen, esai, artikel, novel, maupun puisi. Tergantung selera,” katanya.

Baginya, karakteristik sebuah tulisan itu bagus atau tidak bagus, bisa dilihat apakah tulisan tersebut mengandung nilai mencerahkan dan menjernihkan masalah atau tidak. ”Fungsi kegiatan menulis adalah mencerahkan dan menjernihkan masalah,” ujarnya.

Ia sering mengampanyekan kegiatan menulis di lingkungan tempat ia tinggal. Meski hanya selembar kertas, setiap hari harus ada aktivitas menulis. ”Apa saja bisa ditulis,” katanya.

Dikatakan Lukni, kumpulan cerpen tersebut hanyalah kumpulan catatan-catatan perjalanan. ”Kumpulan cerpen ini merupakan tulisannya waktu ia menjadi mahasiswa. Ada yang lama, ada yang baru. Bagaimanapun ini juga berkat kawan-kawan yang mendorong untuk diterbitkan,” ujar pegiat sastra yang juga aktivis teater ini.

Buku kumpulan cerpen yang diberi judul Sang Morvious tersebut diluncurkan di Pesantren Bismillah Sayung Demak, Sabtu (27/6) malam lalu.
Ketua Komunitas Banyumanik Semarang, Lukman Wibowo, memberikan apresiasi kepada karya Lukni Maulana. ”Ini karya nyata yang memberi solusi kepada masyarakat di tengah arus modernisasi ini. Bagaimanapun arus modernisasi membawa dampak perilaku masyarakat yang menyimpang. Masyarakat harus cerdas hidup di tengah derasnya arus modernisasi tersebut,” katanya.

Menurut Lukman, cerpen Sang Morvious memiliki nilai-nilai penting dan memberi inspirasi kepada pembaca. Khususnya dalam pembangunan sikap perlawanan dan karakter kebangsaan dengan santun.

”Ini penuangan pengalaman spiritual penulis. Tentu saja berusaha menyajikan suguhan realitas sosial yang dihadapi sekarang ini. Kumpulan cerpen ini memiliki caranya sendiri untuk menemukan kediriannya,” terangnya. (*/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -