Disidak, Petugas Langsung Atur Bus

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TERTIBKAN: Petugas Dishubkominfo saat menertibkan bus dari arah barat ke dalam Terminal Mangkang. Hal itu dilakukan setelah Ketua DPRD Supriyadi menggelar sidak, Senin (29/6) malam. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
TERTIBKAN: Petugas Dishubkominfo saat menertibkan bus dari arah barat ke dalam Terminal Mangkang. Hal itu dilakukan setelah Ketua DPRD Supriyadi menggelar sidak, Senin (29/6) malam. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

MANGKANG – Sudah menjadi permasalahan klasik Terminal Mangkang belum bisa optimal. Pemkot Semarang juga tidak mengambil tindakan tegas terhadap awak angkutan yang tidak mengikuti aturan.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Senin, (29/6) kemarin malam, terlihat bus luar kota menunggu penumpang di terminal bayangan di daerah Krapyak, tepatnya depan SPBU Krapyak. Selain itu, sepanjang tepi jalan tersebut juga berderet agen tiket bus. Padahal sesuai aturan dan kesepakatan beberapa tahun lalu saat program optimalisasi Terminal Mangkang, semua agen bus yang berada di sepanjang jalur tersebut harus masuk ke terminal.

Sementara di Terminal Mangkang para petugas Dishubkominfo yang sebelumnya hanya duduk tampak kebingungan dan langsung berdiri berusaha menghentikan bus dan mengarahkan setiap bus untuk masuk ke dalam terminal. Hal ini dilakukan setelah mengetahui kedatangan Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi yang melakukan sidak.

Supriyadi langsung menemui petugas terminal dan menanyakan jumlah rata-rata angkutan yang masuk ke dalam Terminal Mangkang per hari. Selain itu, dirinya juga menanyakan jumlah pendapatan retribusi. Hanya saja, petugas dari Dishubkominfo tidak bisa menjelaskan pertanyaan dari ketua dewan. ”Kami dapat laporan masyarakat kalau bus-bus yang harusnya masuk ke Terminal Mangkang ternyata tidak masuk meski sudah ada petugas yang berjaga. Kalau begini, terminal kan jadi tidak optimal,” katanya.

Sementara, Koordinator Regu C Dishubkominfo di Terminal Mangkang Marno saat berdialog dengan Ketua DPRD Kota Semarang, hanya bisa menjelaskan jumlah angkutan penumpang baik dalam kota maupun luar kota yang masuk terminal diperkirakan mencapai 100 unit lebih. Namun demikian, petugas tidak bisa memberikan keterangan terkait jumlah tiket retribusi yang dikeluarkan perharinnya.

”Kalau angkutan bus kecil yang dari Kendal masuk ke Teminal Mangkang retribusinya Rp 1.500-2.000 ribu. Kalau bus yang besar AKAP bayar retribusi Rp 3.000. Sedangkan jumlah total retribusi yang didapat kami kurang tahu. Biasanya, tidak kami hitung dan langsung diserahkan kebagian bendahara,” katanya.

Menurut Supriyadi, banyaknya bus yang tidak mau masuk ke dalam terminal dapat mengurangi pendapatan retribusi pemkot. Bahkan, pihaknya menduga, terjadi kebocoran pendapatan pada retribusi Terminal Mangkang. ”Kalau penanganan seperti ini tidak maksimal. PAD akan merosot turun. Sebaiknya petugas harus berusaha mengarahkan setiap bus untuk masuk ke dalam Terminal Mangkang. Sehingga tidak menaikkan dan menurunkan di luar terminal,” tegasnya.

Legislator dari PDI Perjuangan itu menegaskan, keberadaan terminal bayangan di sejumlah titik juga akan mengganggu kelancaran arus mudik. ”Kami ingin terminal bayangan ini bersih, apalagi sebentar lagi akan ada arus mudik. Penertiban terminal bayangan harus konsisten dan seterusnya. Jangan hanya mendekati Lebaran saja. Bukan hanya di Kalibanteng Mangkang, namun terminal bayangan dikawasan Terminal Terboyo,” katanya. (mha/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -