Ditinggal Tarawih, Perhiasan Rp 60 Juta Digasak

265

BARUSARI – Sugiartiningsih, 51, hanya bisa pasrah, sepulang dari salat Tarawih di masjid. Bagaimana tidak, sejumlah barang di dalam rumahnya di Jalan Pedurungan Tengah VA -12 RT 6 RW 2, Pedurungan Tengah, Kota Semarang, diacak-acak pencuri.

Berbagai macam perhiasan pun raib dibawa pelaku, di antaranya satu set cincin seberat tidak kurang 50 gram, gelang emas mata mutiara 25 gram, sebuah gelang berlian 12 gram, 4 buah cincin emas 16 gram, 2 buah cincin berlian 6 gram, serta 10 buah cincin akik.

”Total semuanya kurang lebih senilai Rp 60 juta. Selain itu, pelaku juga membawa kabur sebanyak tiga handphone,” ujar Sugiartiningsih saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Selasa (30/6).

Dia bercerita, peristiwaa tersebut bermula pada Senin (29/6), sekitar pukul 19.00. Malam itu, korban bersama keluarganya menutup pintu rumah untuk menuju ke masjid menunaikan ibadah salat Tarawih. ”Pintu rumah dalam kondisi terkunci,” katanya.

Beberapa saat kemudian, korban masih berlangsung salat Tarawih di masjid, tiba-tiba diberitahu oleh salah satu tetangganya, Wahyu Nugroho, 40, yang mengabarkan jika pintu rumah korban terbuka. Saksi mengaku melihat dua motor mencurigakan terparkir di depan rumah korban. ”Saya langsung bergegas pulang,” kata Sugiartiningsih.

Begitu sampai di rumah, Sugiartiningsih terenyak mendapati pintu rumah terbuka menganga dan pintu jendela juga terbuka. Bahkan setelah dicek, pintu almari juga dibobol. Sejumlah pakaian milik korban berserakan di lantai. ”Perhiasan emas milik saya di dalam almari hilang,” katanya.

Sugiartiningsih panik dan berusaha mencari tahu kepada sejumlah tetangga. Namun upayanya tidak membuahkan hasil. ”Ada yang melihat, dua motor terparkir di depan rumah saya. Kemungkinan pelakunya menggunakan dua sepeda motor,” katanya.

Kasus pencurian ini telah dilaporkan di Mapolrestabes Semarang. Tim Reserse Kriminal masih menelusuri jejak sidik jari pelaku yang ditinggalkan di lokasi kejadian untuk bekal mengungkap siapa pelaku. (amu/zal/ce1)