Fadia Ditagih Perbaiki Jalan dan Bendungan

520
TARLING : Wakil Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, saat melakukan dialog di Masjid An-Nur, Desa Kalimojosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TARLING : Wakil Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, saat melakukan dialog di Masjid An-Nur, Desa Kalimojosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Wakil Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, ditagih oleh Kepala Desa Rogoselo untuk perbaikan jalan dan Ketua Kelompok Tani setempat untuk memperbaiki bendungan. Penagihan tersebut dilakukan saat dialog usai salat tarawih pada tarawih keliling (tarling) di Masjid An-Nur, Dukuh Simbang, Desa Kalimojosari, Kecamatan Doro, Kabupateb Pekalongan, Senin (29/6) malam kemarin.

Kepala Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Saronto, mengungkapkan jalan tembus sepanjang dua kilometer yang menghubungkan antara Desa Rogoselo, Kecamatan Doro dan Pedawang, Kecamatan Karanganyar masih dalam bentuk makadam atau tatanan batu yang sulit dilalui. Terlebih ketika hujan turun, sangat licin dan berbahaya bagi pengendara motor. ”Kalau bisa jalan tembus tersebut diperbaiki dalam tahun ini, mumpung Bupati Antono masih menjabat,” harap Saronto.

Saronto berharap Wabup Fadia juga mengusulkan kepada Bupati Antono, agar dilakukan pelebaran jalan di Dukuh Sipasang, Desa Rogoselo. Karena kondisi jalan tersebut retak dan banyak jalan yang berlubang.

“Pada saat puasa dan menjelang Lebaran, jalan tersebut selalu padat dilalui oleh para peziarah ke Makam Rogoselo. Karena jalannya rusak dan sempit, sering terjadi kemacetan panjang dan sangat menganggu warga sekitar,” kata Saronto.

Selain itu, Ketua Kelompok Tani Ngudi Rahayu, Desa Kalimojosari, Kecamatan Doro, Nasirur Rofiq, juga meminta Wabup Fadia memperbaiki bendung Singonolo di Desa Kutosari yang menjadi sumber pengairan bagi sawah di Desa Kalimojosari.

“Selama ini, para petani melakukan iuran untuk menyedot air dari sungai guna mengairi sawah. Kami harap Pemkab Pekalongan melalui dinas terkait, dapat membantu kami meningkatkan kesejahteraan para petani di Desa Kalimojosari,” pinta Nasirur Rofiq.

Sementara itu, Wabup Fadia langsung meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan survei untuk dilakukan kajian. Demikian juga Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Energi dan Sumber Daya Mineral (PSDA-ESDM), untuk segera membuat usulan terkait bendungan Singonolo, yang berada di Desa Kutosari. “Kami mohon Kepala DPU dan Dinas PSDA-ESDM, untuk segera menindaklanjuti permintaan kades dan ketua kelompok tani tersebut,” tegas Fadia.

Usai melakukan dialog dengan warga, Fadia memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 15 juta kepada Takmir Masjid An-Nur untuk penyelesaian pembangunan masjid. (thd/ida)