Siapkan Puskesmas 24 Jam

622

SALATIGA – Tim pemantau kesiapan hari raya Idul Fitri provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Kadinas ESDM, Teguh Dwi Paryono meninjau kesiapan Kota Salatiga. Rombongan memilih melihat puskesmas Sidorejo yang dipersiapkan sebagai Puskesmas 24 jam menghadapi lebaran, kemarin.

Tim pemantau lebaran provinsi terdiri dari Setda Provinsi, polri, BPBP, Binamarga, PSDA, Bulog, BI, Balai POM, Dishub, Biro Perekonomian dan Perindag. Materi yang ditinjau adalah rencana operasional puskesmas pada masa arus mudik dan arus balik lebaran, bagaimana SOP keadaan darurat dan penanganan apabila kejadian kejadian kecelakaan lalin dan kejadian luar biasa.

Kadinas ESDM Provinsi Teguh Dwi Paryono mengatakan, kedatangan tim pemantau lebaran juga untuk mengetahui bagaimana kesiapan personil dan rencana penjadwalan piket lebaran. “Tim juga memantau bagaimana kesiapan peralatan medis (kamar rawat inap dan peralatannya) saat lebaran, pengecekan kesiapan obat-obatan, bagaimana kondisi infrastruktur/fasilitas puskesmas serta kasus di bidang kesehatan yang terjadi pada tahun lalu dan langkah antisipasi,” kata Teguh Dwi Paryono.

Sementara itu dr. Sovie Haryanti, kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga akan menyiapkan dua puskesmas 24 jam untuk menghadapai lebaran. “Kita selaku tim kesehatan Kota Salatiga telah siap menghadapi lebaran, baik arus mudik maupun arus balik. Dua puskesman 24 jam yang kita siapkan adalah Puekesmas Sidorejo dan Puskesmas Cebongan, termasuk RSUD,” katanya.

Sovie menambahkan jika pihaknya juga menyiapkan tim medis di tiap pos mudik termasuk ambulan. Karena sudah ada jalan lingkar Salatiga (JLS) mungkin dua puskesmas bebannya berkurang. Di pos lebaran pintu masuk JLS tim medis yang siap menangani peristiwa kecelakaan, jika terjadi kecalaan berat maka sudah dipastikan korban akan dirujuk ke RSUD langsung. Usai meninjau puskesmas Sidorejo, rombongan tim pemantau lebaran melanjutkan meninjau kesiapan lebaran di pasar Sunggingan Boyolali. (sas/fth)