Dukungan Kurang, Wajib Ganti Dua Kali Lipat

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Joko Purnomo. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Joko Purnomo. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pasangan calon bupati/wali kota yang akan mendaftar melalui jalur perseorangan atau independen wajib menambah dua kali lipat dari jumlah dukungan yang dinyatakan tidak sah pada saat dilakukan verifikasi faktual. Hal ini sebagai konsekuensi dari kesempatan perbaikan yang diberikan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Joko Purnomo menjelaskan, ketentuan tersebut telah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 9 Tahun 2015. Disebutkan, jika terjadi dukungan tidak sah, maka pasangan calon wajib menyerahkan paling sedikit dua kali lipat dari jumlah kekurangan dukungan tersebut.

”Misalnya, ada kekurangan 500 KTP atau dukungan, maka pasangan calon perseorangan wajib mengganti sebanyak 1.000 dukungan baru atau dua kali lipat dari data dukungan ganda tersebut,” terang Joko ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Joko menambahkan, setelah pasangan calon dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi yakni menyerahkan dukungan minimal yang dipersyaratkan, maka kemudian dilakukan penelitian faktual di lapangan. Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan mendatangi dari pintu ke pintu mempertanyakan dukungan pasangan calon yang telah dipercayai. ”Penelitian faktual ini telah mulai dilakukan hingga 7 Juli mendatang,” imbuhnya.

Setelah dilakukan penelitian faktual, lanjut Joko, tahapan selanjutnya adalah rekapitulasi di tingkat kecamatan. Setelah itu, baru kemudian diserahkan kepada KPU kabupaten/kota setempat untuk selanjutnya diumumkan dan disampaikan kepada pasangan bersangkutan.
”Jika sudah dinyatakan lolos, maka pasangan calon independen dapat langsung mendaftarkan diri pada 26 Juli mendatang,” tandas mantan Ketua KPU Kabupaten Wonogiri itu.

Berdasarkan data dari KPU Jateng per bulan Juni lalu, dari 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang bakal menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015, 13 pasangan calon independen telah menyerahkan syarat dukungan kepada KPU kabupaten/kota masing-masing. Dari jumlah tersebut, enam pasangan di antaranya dinyatakan memenuhi syarat, (lihat tabel).

Di antara mereka yang telah dinyatakan memenuhi syarat (MS) adalah Abdul Khafidz – Bayu Andrean (Rembang), Cahyo Sumarso – M Yakni Anwar (Boyolali), Sujaka Martana-Fauzi Umar Lahji (Kota Pekalongan), Suhardi – Joko Wiyono (Wonosobo), Mustafid Fauzan – Sri Harmanto (Klaten), dan Budiseno – Brigjen TNI Marinir (Purn) Giyarto (Wonogiri). (fai/ida/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -