21 Preman Hafalkan Pancasila

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

NASIONALISME: Para preman yang terjaring razia diminta menghafalkan pancasila dan mengambil sikap hormat di depan bendera merah putih, di Mapolda Kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
NASIONALISME: Para preman yang terjaring razia diminta menghafalkan pancasila dan mengambil sikap hormat di depan bendera merah putih, di Mapolda Kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

MUGASSARI – Sebanyak 21 preman di kawasan Terminal Terboyo Semarang diciduk oleh tim Subdit 3 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng. Mereka digelandang menggunakan dua truk polisi dan dikumpulkan di lapangan Polda Jateng, Kamis (2/7) sore.

Para pemuda bertato tersebut satu per satu diinterogasi dan dicecar berbagai pertanyaan. Salah satu di antaranya dihukum untuk menghafalkan pancasila. Para pemuda jalanan tersebut tampak terbata-bata saat dicecar pertanyaan.

Saat ditanya bendera itu lambang apa, seorang preman menjawab itu lambang garuda. Sedangkan satu preman yang disuruh menghafalkan pancasila, dia malah justru menyanyi Garuda Pancasila. Beberapa di antara mereka kemudian disuruh hormat ke bendera merah-putih dan menyebutkan pancasila dengan benar.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto mengatakan, pihaknya melakukan penertiban terhadap para pemuda yang diduga preman tersebut. ”Ini bagian operasi rutin yang digelar sebagai cipta kondisi di Jawa Tengah. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya hal-hal negatif yang merugikan masyarakat,” katanya, kemarin.

Dijelaskannya, ada sebanyak 21 orang yang diamankan dari kawasan Terminal Terboyo Semarang. Giat tersebut juga sekaligus sebagai tindakan atas program prioritas kapolri, yakni pemberantasan premanisme.

”Mereka kami lakukan pembinaan. Agar tidak melakukan hal-hal negatif. Lokasi seperti terminal rentan terjadi kriminalitas. Terlebih menjelas arus mudik Lebaran,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Liliek, dari razia tersebut tidak ditemukan indikasi tindakan yang mengandung unsur kriminal. ”Kegiatan seperti ini akan kami lakukan secara rutin,” imbuhnya.

Hingga petang kemarin, sebanyak 21 pemuda tersebut masih dilakukan pembinaan di Polda Jateng. Mereka juga akan dibina untuk melakukan hal-hal positif agar tidak terlibat aksi kriminalitas yang meresahkan masyarakat. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -