4 Kuintal Daging Glonggongan Dibakar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DIMUSNAHKAN : Daging glonggongan yang baru saja dibeli pedagang untuk dijual kembali di Pasarraya Salatiga, disita petugas dan langsung dibakar di RPH Banyuputih, Kamis pagi (2/7) kemarin. (DHINAR SALATIGA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMUSNAHKAN : Daging glonggongan yang baru saja dibeli pedagang untuk dijual kembali di Pasarraya Salatiga, disita petugas dan langsung dibakar di RPH Banyuputih, Kamis pagi (2/7) kemarin. (DHINAR SALATIGA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA-Lebih dari empat kuintal daging sapi glonggongan disita dan dimusnahkan tim gabungan Pemkot Salatiga di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Banyuputih, Kamis pagi (2/7) kemarin. Daging tersebut disita dari dua pedagang yang berjualan di Pasarraya Salatiga yang jumlahnya 370 kg dan 23 kg, lima potongan kepala sapi dan puluhan kilogram tulang sapi.

Sebelum dilakukan razia, sebenarnya tim gabungan sudah mengintai dua penjual tersebut. Begitu mobil yang membawa daging tersebut datang sekitar pukul 07.00 pagi, Kamis (2/7) kemarin, petugas langsung menyitanya. Sempat terjadi ketegangan saat pemilik daging menolak disita, bersikukuh dagingnya sah dan tidak ada permasalahan.

Salah satu pemilik daging yang disita adalah Sunardi, 50. Dirinya menolak menyaksikan proses pemusnahan daging di RPH Banyuputih. “Kami dirugikan Rp 40-an juta. Semua daging ini kami beli sah dan akan dijual kembali. Selain itu, ada suratnya dari tempat pemotongan hewan,” keluh Sunardi yang termangu di depan RPH Banyuputih.

Lebih jauh, ia menyatakan jika daging miliknya dengan kadar PH 6.3 seharusnya bisa lolos, karena baru dipotong dan akan terus menurun. “Di kota lain, kadar 6.6 saja bisa dijual, hanya di Salatiga yang susah. Bagaimana para pedagang yang menunggu daging ini. Selain itu, kepala juga ikut disita. Kami ini dirugikan,” imbuh Sunardi.

Kabid peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Drh Winarni Widiati saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa secara kasat mata, daging glonggongan sudah terlihat. Saat mobil pengangkut daging tiba, air di mobil sangat banyak. “Kalau dari dagingnya kelihatan, mengkerut dan warnanya berbeda,” jelas Winarni.

Disinggung soal konsumen, Winarni membenarkan jika daging glonggongan sangat merugikan. Di antaranya mulai dari air yang digunakan untuk mengglonggong hewan tidak jelas kebersihannya dan kemudian air itu mempercepat proses pembusukan.

Sementara itu, katanya, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah jelas bahwa daging glonggongan didapat dari cara menyiksa hewan terlebih dahulu. Sehingga ada unsur penipuan.

“Kami akan terus melakukan razia, tidak hanya pada saat Ramadan. Karena daging glonggongan ini terus saja muncul dan dijual di Salatiga,” tuturnya.

Sekitar pukul 09.00 pagi, Kamis (2/7) kemarin, daging yang disita langsung dimusnahkan dengan cara dibakar oleh tim gabungan yang terdiri atas Satpol PP, Dinas Peternakan (Disnakan), Dinas Kesehatan Kota Salatiga (DKK), dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). (sas/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -