Bupati Antono Kumpulkan 83 Kepala SMP Negeri/Swasta

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BERI PENGARAHAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat memberikan pengarahan kepada seluruh kepala SMP, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI PENGARAHAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat memberikan pengarahan kepada seluruh kepala SMP, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Sudah lebih dari sepekan, Bupati Pekalongan, Amat Antono, berkantor di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud). Sedangkan Kepala Dindikbud, Chumaedi sudah dipindahtugaskan sebagai Asisten Bupati Bidang Pembangunan.

“Saya menyadari bahwa untuk membuat pendidikan di Kabupaten Pekalongan, menjadi baik bukanlah pekerjaan yang mudah. Tapi saya yakin, kalau dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh maka akan terwujud,” tandas Bupati Antono.

Karena itulah, Kamis (2/7) kemarin, Bupati Antono mengumpulkan 19 kepala UPTD Kecamatan, 83 kepala SMP Negeri dan Swasta, 39 kepala TU SMP serta 5 pengawas SMP dan serta Kabid Sarpras dan Dikdas, di Aula Sekda Pekalongan untuk diberi pengarahan dan motivasi. “Kunci keberhasilan pembangunan pendidikan, terletak pada manusianya. Dan salah satu faktor penting di lapangan, adalah kepala sekolah,” tandasnya.

Menurutnya, banyak kepala sekolah yang sibuk mengurus proposal, tapi lupa tugas utamanya sebagai pendidik. Sehingga banyak kepala sekolah yang waktunya habis, bukan untuk mengurus kepentingan memajukan pendidikan di sekolahnya. “Saya minta kepala sekolah untuk keluar dari zona nyaman dan masuk dalam zona kompetitif atau bersaing. Saya yakin, akan ada perubahan,” tegas Bupati Antono.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Catur Elmiyati mengatakan bahwa dikumpulkannya kepala SMP tersebut, untuk pembinaan agar ada penyegaran dalam rangka peningkatan kinerja. “Ini hanya rapat koordinasi dan penyegaran saja, bukan teguran dari bupati,” kata Catur Elmiyati yang membantah prestasi pendidikan di Kabupaten Pekalongan merosot. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -