CEO Beri Fasilitas Pendidikan Anak Yatim

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

GALI BERKAH: Chevrolet Estate Optra (CEO) Semarang saat menggelar bakti sosial dengan memberikan bingkisan, peranti sekolah dan dana pendidikan, di Panti Asuhan Baaitul Falah, Senin (29/6) lalu. (FOTO: AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GALI BERKAH: Chevrolet Estate Optra (CEO) Semarang saat menggelar bakti sosial dengan memberikan bingkisan, peranti sekolah dan dana pendidikan, di Panti Asuhan Baaitul Falah, Senin (29/6) lalu. (FOTO: AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Bulan Ramadan kerap jadi panggung komunitas untuk menggali berkah. Tidak terkecuali Komunitas Chevrolet Estate Optra (CEO) Semarang. Senin (29/6) sore kemarin, rombongan CEO bertandang ke Panti Asuhan Baitul Falah, Jalan Kudan Raya Tlogomulyo untuk memberikan santunan berupa pakaian pantas pakai, peralatan sekolah, mi instan dan roti kaleng, serta dana pendidikan sebesar Rp 8 juta.

Ketua CEO Semarang Tanti mengaku bakti sosial memang sudah menjadi agenda rutin setiap bulan. Hanya saja di bulan puasa ini terbilang lebih meriah lantaran banyak anggota dari CEO pusat yang ikut men-support. ”Alhamdulillah bisa terkumpul sebanyak ini. Karena itu, kami memilih Panti Asuhan Baitul Falah yang mengasuh 56 anak. Tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga mengongkosi biaya sekolah,” paparnya.

Tidak sekadar memberi santunan, Tanti juga berobsesi membantu jebolan Baitul Falah agar langsung mendapatkan lapangan pekerjaan. Dengan begitu, mereka bisa langsung mandiri dan tidak membebani pengurus panti asuhan lagi. ”Kebetulan ada beberapa anggota CEO yang tergolong pengusaha. Jadi kalau ada anak dari panti asuhan yang sudah lulus sekolah, bisa direkrut untuk dipekerjakan sesuai bidang pendidikan masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Pengurus Panti Asuhan Baitul Falah Masrukhan mengaku sangat terbantu dengan bakti sosial semacam ini. Pasalnya saban bulan, panti asuhan harus mengeluarkan paling tidak Rp 20 juta, termasuk uang sekolah untuk 15 anak SD, 19 SMP, dan 22 SMA. Beruntung, tidak sedikit mereka yang mendapatkan beasiswa karena prestasi. ”Bantuan ini akan kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan sekolah seluruh anak asuh,” tegasnya. (amh/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -