Gerindra Dorong Kader Internal Maju

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Sriyanto Saputro. (dok)
Sriyanto Saputro. (dok)

SEMARANG – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jawa Tengah mengklaim telah melakukan pemetaan di sejumlah daerah menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015. Selain aktif menjalin komunikasi dengan partai lain untuk berkoalisi, juga menyiapkan sejumlah kader internal untuk menduduki posisi kepala daerah maupun wakilnya.

”Ada tujuh daerah yang kami dorong kader kami untuk maju. Baik posisi pertama maupun kedua. Yaitu Kabupaten Pekalongan, Kendal, Demak, Purworejo, Wonosobo, Rembang, dan Kota Semarang,” ungkap Ketua Desk Pilkada Partai Gerindra Jateng Sriyanto Saputro kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (2/7).

Dijelaskan Sriyanto, di Kabupaten Pekalongan Partai Gerindra mengajukan nama Syaiful Arif yang tak lain adalah Ketua Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) Kabupaten Pekalongan. Sementara di Kendal, nama Ketua DPC Partai Gerindra Kendal Mirna Annisa tidak luput dari perhatian. Hal yang sama juga terjadi di Demak yang mengusulkan nama Ketua DPC Gerindra Demak Maskuri.

Adapun di Purworejo, lanjut Sriyanto, Partai Gerindra mengusung Ketua DPC Gerindra Purworejo Hamdan. Di Wonosobo, bakal calon yang diusung adalah anggota DPRD Wonosobo Sholeh. Di Rembang, ada dua nama yang dicalonkan yakni Haji Agung atau putranya Heri Setiawan. Sementara di Kota Semarang, nama yang patut dicalonkan adalah Pendiri Prabowo Center, Sigit Ibnugroho. ”Saat ini masih dalam tahap penjajakan. Keputusan akhir ada pada rekomendasi DPP,” imbuhnya.

Menurut Sriyanto, popularitas menjadi hal yang utama dalam penilaian sebelum mengusung bakal calon. Selanjutnya, elektabilitas dan kapasitas dari bakal calon juga harus memiliki peringkat teratas. Adapun isi tas (finansial), menurut Sriyanto juga penting akan tetapi hanya menduduki urutan ke-empat.

”Khusus di Kota Semarang, kami belum tahu apakah nantinya Pak Soemarmo atau Pak Sigit yang direkomendasikan. Bisa salah satunya atau bahkan dua-duanya. Yang jelas, kami mengharapkan terjadi head to head melawan bakal calon dari incumbent,” tandasnya. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -