Pemakaman Kapten Sandy Diwarnai Tangis

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KEHILANGAN SUAMI: dr Fitriana Hapsari menangis histeris di makam suaminya, Kapten Penerbang Sandy Permana bersama dua putrinya usai upacara pemakaman di TMP Giri Tunggal kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEHILANGAN SUAMI: dr Fitriana Hapsari menangis histeris di makam suaminya, Kapten Penerbang Sandy Permana bersama dua putrinya usai upacara pemakaman di TMP Giri Tunggal kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PLEBURAN – Jenazah Kapten Penerbang Sandy Permana telah dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang, Kamis (2/7). Dalam prosesi pemakaman yang diiringi upacara militer tersebut dihadiri ratusan pelayat. Suasan haru biru terpancar dari raut masing-masing pelayat, termasuk istri korban, dr Fitriana Hapsari.

Fitriana tak henti-hentinya meneteskan air mata. Bahkan sejak berada di rumah duka, Perumahan Tulus Harapan Blok B 13 Nomor 10-13 Sendang Mulyo, Tembalang, Semarang, air mata itu tak kering-keringnya hingga ia menabur bunga dan upacara pemakaman selesai.

Kapten Penerbang Sandy Permana merupakan bungsu dari empat bersaudara yang dilahirkan dari pasangan Ratmojo dan Waidah Nor Khofifah di Pemalang. Pilot muda tersebut dibesarkan orang tuanya di Bangka, lalu lulus pendidikan militer di Magelang.

Isak tangis beberapa keluarga terutama yang perempuan langsung memecah saat peti jenazah berselimut bendera merah putih ini dimasukkan ke rumah duka. Teriakan histeris sang kakak Sandy juga sempat terjadi. ”Sandy, Sandy,” teriak kakak Sandy langsung menangis begitu jenazah adik tercintanya tiba di rumah duka.

Sang istri, Fitriana Hapsari, langsung duduk bersimpuh disamping peti jenazah serta memeluk erat-erat peti jenazah almarhum pilot Sandy. Sementara, kedua putri korban, Putri, 5, dan Zahira, 2, digendong oleh kerabat lainya tak jauh dari sang ibunya Fitriana.

Sriyono, paman Fitriana, mengaku sangat terpukul dengan meninggalnya Sandy, karena ia cukup dekat karena sering berkomunikasi ketika Sandy menjalani pendidikan di Sekolah Komando Kesatuan (Sesko) TNI AU di Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabes TNI AU) di Jakarta. ”Dia (Sandy) anak yang saleh. Ke mana pun dia pergi selalu berpamitan,” kenang Sriyono mengingat saat Sandy mulai menjalani pendidikannya di Sesko Mabes TNI AU.

Saat pendidikan, Sandy pernah mengeluh ke Sriyono jika dirinya sakit dan diperiksakannya ke dokter temannya yang ada di Kawasan Cipinang, Jakarta Timur. ”Saat pendidikan enam bulan, kebetulan kena sakit, saya bawa ke pak haji (temannya) di Cipinang, Jakarta Timur. Sehari sebelum puasa, dia ke Kemanggisan, rumah saya untuk mengucapkan terima kasih. Dia (Sandy) bilang kalau dia juara umum,” seloroh Sriyono sambil mengusap air matanya yang jatuh mengenang saat-saat terakhir bersama Sandy.

Usai disemayamkan, prosesi berlanjut dengan upacara persemayaman secara militer dan ritual adat Jawa brobosan oleh keluarga. Kemudian, jenazah dibawa ke masjid untuk disalatkan dan selanjutnya dibawa ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal. Ratusan pelayat mengiringi pelepasan jenazah Sandy. Selain itu, banyak rekan korban dari TNI AD juga melepas kepergian korban.

Di TMP Giri Tunggal Pahlawan, sejumlah perwira TNI AD sudah berkumpul di kompleks makam tersebut untuk menyambut jenazah korban guna dimakamkan secara kemiliteran. Petugas pengamanan makam juga sudah berjaga di TMP Giri Tunggal sejak pagi sebagai persiapan pelepasan jenazah korban ke liang lahat. Termasuk pasukan penembak salvo yang akan beraksi saat upacara berlangsung sebelum jenazah Sandy dimasukan ke liang lahat. Tampak Fitriana Hapsari terus-terusan menangis. Bahkan, setelah peti jenazah suaminya tertutup tanah, Fitriana histeris. Ia cium patok makam, sementara di belakangnya dua putrinya berdiri sambil menabur bunga di pusara makam ayahnya.

Dalam upacara yang dipimpin oleh Komandan Pangkalan Angkatan Udara Adi Soemarmo Solo, Kolonel Haris Haryanto, disebutkan bahwa Kapten Sandy Permana dinyatakan gugur saat menjalankan tugas. Tepatnya saat pesawat Hercules C-130 mengalami kecelakaan di Medan.

”Apel persada ini sebagai wujud penghormatan kedinasan dan juga sisi kemanusiaan. Almarhum telah berjasa selama mengabdi di TNI demi keluhuran Ibu Pertiwi. Bendera merah putih sebagai simbol perjuangan almarhum untuk tetap berpegang teguh kepada bangsa dan negara,” katanya usai apel persada di TMP Giri Tunggal.

Kolonel Haris juga mengatakan, almarhum adalah orang yang tekun dan selalu berusaha untuk mengisi diri dengan ilmu pengetahuan. Meski tidak satu kantor, ia sempat melihat cita-cita tinggi almarhum untuk mengabdi kepada Ibu Pertiwi.

”Saya tidak satu kantor selama ini, tapi saat beliau sekolah penerbang, saya komandannya dan beliau punya cita-cita tinggi untuk mengabdi. Almarhum merupakan yang terbaik dari 130-an siswa Sekkau lulusan tahun 2015,” paparnya tentang prajurit kelahiran Bangka Barat, 27 Desember 1984 tersebut.

Perihal apakah Kapten Sandy Permana dan beberapa korban lainnya akan diberikan kenaikan pangkat, Kolonel Haris menyatakan kalau itu bukan kapasitasnya untuk menjawab. ”Kenaikan pangkat itu kewenangan dari Mabes AU. Nanti akan dipertimbangkan, tapi saya sendiri belum tahu karena bukan wewenang saya,” katanya. (har/jpnn/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -