Kelola Bank Sampah hingga Bikin Kerajinan Limbah Plastik

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

boks (1)web

RAMAH LINGKUNGAN: Sri Ismiyati dan produk kerajinan dari daur ulang sampah plastik hasil kretivitasnya. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAMAH LINGKUNGAN: Sri Ismiyati dan produk kerajinan dari daur ulang sampah plastik hasil kretivitasnya. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Sampah di tangan Sri Ismiyati disulap menjadi aneka produk bernilai jual tinggi. Untuk mengampanyekan daur ulang sampah ini, dia membentuk kader paguyuban lingkungan hidup bernama Alam Pesona Lestari (APL) pada 17 Januari 2008. Seperti apa?

AJIE MAHENDRA

PAGUYUBAN ini mengajak warga Kinibalu Barat, Kelurahan Jomblang, Candisari, Semarang membuat program secara bertahap untuk mewujudkan kampung bersih. Tidak muluk-muluk, Sri Ismiyati hanya ingin menggugah dan memberikan motivasi warga mengubah perilaku membuang sampah. Langkah pertama adalah membagikan kantong plastik agar warga tidak membuah sampah di sungai. Menggandeng warga untuk bersih-bersih, menyapu gang-gang, dan turun ke sungai sambil membawa karung goni untuk mengangkut sampah.

Baginya, sampah merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari hidup. Setelah berurusan dengan sampah selama bertahun-tahun, dia mengaku bisa melakukan banyak hal positif bagi dirinya maupun orang lain. Keberhasilannya menggerakkan warga di sekitarnya dan memberdayakan potensi ekonomi dari sampah menginspirasi banyak pihak untuk lebih bijak terhadap lingkungan. Tidak hanya di luar, tapi di lingkungan keluarga pun upaya ini diterapkan.

Saking sayangnya terhadap sampah, di rumahnya disediakan tempat pengolahan untuk memilah sampah. Misalnya, punya sampah plastik langsung dilipat dan ditaruh di tempat yang sudah disediakan. Jangan heran jika rumahnya selalu dipenuhi dengan sampah setiap hari. Di dalam garasi yang dijadikan ruangan workshop, berbagai macam sampah daur ulang disimpannya.

Awalnya, sampah plastik itu memang mengganggu pamandangan sebelum diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomis tinggi. Perempuan kelahiran Magelang ini bisa mengolah sampah menjadi berbagai produk hiasan ruang tamu. Seperti guci dari kertas koran, dan bunga-bunga. Semua hasil dari daur ulang sampah dijadikan hiasan di ruangan.

”Ini untuk membuktikan bahwa sampah juga bisa bermanfaat jika dikelola dengan benar. Tinggal bagaimana kreativitas masing-masing.Tidak hanya itu, aktivitas ini bagi saya juga terapi jitu biar rileks,” ungkapnya sambil tersenyum.

Sri Ismiyati sendiri tidak pernah menyangka jika sampah ternyata menjadi pintu gerbangnya memasuki dunia bisnis. Seiring berjalannya waktu, Paguyuban APL mulai merealisasikan program pengelolaan sampah organik dan anorganik. Seperti memanfaatkan plastik kemasan menjadi kerajinan, pengomposan, rumah pilah dengan sistem bank sampah, penghijauan, dan metode plung lap.

Plung lap merupakan salah satu me-manage sampah. Sampah yang sudah terkumpul, biasanya langsung terjual oleh para pengepul, jadi sampah tidak pernah sampai menumpuk. Sampah yang telah dipilah warga dikumpulkan, ditimbang, dan dicatat. Sampah dipilah berdasarkan jenisnya, seperti plastik, kertas marca, kardus, dan kaca.

”Sampah yang sudah terkumpul akan segera dijual kepada pengepul. Mereka mengambil sampah sekitar tiga hingga empat kali dalam satu bulan. Hasil dari penjualan sampah anorganik maupun barang kerajinan disimpan dalam kas APL, dan dikembangkan untuk modal usaha warga sendiri. Misalnya usaha pembuatan telur asin, koperasi simpan pinjam, dan warung sembako. Dalam koperasi ini, anggota APL dapat meminjam uang dengan bunga kecil, selain itu juga dapat membeli sembako dengan harga yang murah dan dapat dicicil,” paparnya.

Melihat gerakan sadar lingkungan, Yayasan Bintari Indonesia dan Pemerintah Jepang memfasilitasi APL untuk mengikuti pelatihan pengelolaan sampah hingga bisa mengelola sampah organik menjadi pupuk kompos dan digunakan untuk kebutuhan sendiri. Sedangkan sampah anorganik, seperti plastik kemasan dimanfaatkan dan diolah menjadi produk kerajinan bernilai jual tinggi. Produknya kemudian dipromosikan dengan menggelar pameran di kelurahan yang dihadiri pejabat dari pemkot, Kementerian Lingkungan Hidup maupun berbagai direksi perusahaan untuk memasarkan produk daur ulang.

”Promosinya dengan menggelar berbagai pameran. Alhamdulillah pemkot sangat mendukung,” cetusnya.
Usaha kerajinan daur ulang ini terbilang berkembang sangat pesat. Tidak hanya tas, berbagai produk dihasilkan dengan bahan dasar sampah plastik bekas minuman serbuk dan plastik kresek. Seperti dompet, tikar, sajadah, tempat tisu, lunch box, sandal hotel, dan lain sebagainya.

Sri Ismiyati menggandeng warga perempuan di sekitar rumahnya untuk mengerjakannya, sedangkan pengadaan bahan baku limbah mengambil dari pengolahan sampah yang sudah ada dan menjalin kerja sama dengan PT Marimas Putera Kencana.

Tidak disangka, dia mendapat pesanan perdana hingga hingga 2.000 tas. Tidak hanya menjadi langganan instansi pemerintah dan perusahaan beberapa hasil karyanya sudah merambah luar negeri, seperti Jepang, India, Belanda, Tiongkok, Jerman, Singapura, dan Afrika. (*/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -