Kopertis VI Dukung Perpanjangan Moratorium

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Diperpanjangnya moratorium tentang perubahan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mendapat dukungan dari Kopertis VI Jawa Tengah. Pasalnya hingga kini masih banyak persoalan terkait dengan perubahan status PT.

Ketika ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Koordinator Kopertis VI, DYP Sugiarto, mengatakan persoalan PTS yang berubah menjadi PTN kini masih belum tuntas. Ia mencontohkan perubahan status Untidar Magelang yang kini menjadi PTN terkait dengan gaji dosen masih belum rampung.

“Penyelesaian PTS yang sudah jadi PTN belum semuanya tuntas. Misalnya penyelesaian tentang pegawai. Pemindahan PNS yang tadinya di Kopertis, kemudian pindah ke universitas hingga kini belum tuntas. Banyak dosen PNS masih menerima sertifikasi dosen masih Kopertis,” kata Sugiarto, Jumat (3/7).

Pada posisi kelembagaan, jelas Sugiarto, Kopertis tidak memiliki peran terhadap moratorium perubahan PTS menjadi PTN. Persoalan dosen yang dulunya berasal dari PTS yang kemudian menjadi PNS karena berubah status institusinya belum juga tuntas. Mengingat proses yang harus dilewati begitu panjang yaitu melalui Menpan.

“Kami mendukung moratorium itu. namun proses dosen di PTS yang menjadi PNS prosesnya tidak bisa cepat karena harus mengikuti mekanisme untuk menjadi PNS. Itu seharusnya memang dituntaskan terlebih dahulu. Secara administrasi Untidar memang tidak ada masalah karena jumlah dosennya belum besar,” katanya.

Ia menegaskan, hingga kini tidak ada dosen dari Kopertis yang pindah dari swasta menjadi negeri tanpa melalui proses perubahan institusi. Karena pihaknya melakukan sistem perekrutan secara prosedural yaitu dari yang sudah menjadi dosen tidak tetap di PTS hingga yang murni belum menjadi dosen.

“Perubahan PTS ke PTN merupakan hak prerogratif dari PTS itu sendiri. Kopertis di sini tidak mengetahui sama sekali. Karena begitu menjadi PTN kan yayasannya hilang. Sistem perubahan PTS ke PTN merupakan usulan dari yayasan PTS itu sendiri bukan lewat Kopertis,” bebernya.

Persiapan PTS yang ingin menjadi PTN harus melalui rekomendasi Kopertis, kemudian setelah proposalnya lengkap lalu diajukan secara online ke direktur kelembagaan Dikti. Kini, sebanyak 16 PTS baru akan muncul di Jateng.

“Sekarang sudah dalam proses presentasi. Selama 1 Januari sampai 31 Maret merupakan waktu untuk mengirimkan proposal. Salah satu persyaratan proposal harus ada rekomendasi dari Kopertis. Pada April sampai Agustus merupakan proses penilaian dari Dikti. Penilaiannya yaitu diundang ke Jakarta untuk presentasi, dan visitasi ke tempat PTS tersebut.

Ia berharap, pada September tahun ini PTS tersebut sudah mengantongi izin dari Dikti. Adapun jumlah prodi dari keseluruhan PTS tersebut sebanyak 62 prodi. Sugiarto menegaskan, pada persyaratan, berdirinya PTS baru tidak harus diikuti dengan pembangunan gedung sendiri, namun diperbolehkan untuk menyewa. Namun calon PTS tersebut harus mampu memenuhi syarat mutlak yaitu dosen dalam 1 prodi harus di isi 6 dosen. (ewb/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -