Orok Hasil Hugel Dibuang di Irigasi

378

KENDAL – Warga Desa Singorojo, Kecacamatan Singorojo digemparkan dengan penemuan mayat janin bayi di sebuah saluran iriasi. Orok bayi berjenis kelamin laki-laki itu, diduga merupakan hasil hubungan gelap orang tuanya yang digugurkan kemudian dibuang orang tuanya.

Orok tersebut kali pertama ditemukan Matsiyo, 57, warga setempat saat melintasi jalan desa hendak mencari rumput. Awalnya ia melihat bungkusan plastik hitam yang mencurigakan. Penasaran, ia lantas membuka bungkusan plastikan tersebut. Betapa kaget, ternyata, di dalamnya terdapat bungkusan lagi berupa kain yang membungkus orok bayi laki-laki. “Kalau dilihat, dari ukuran tubuhnya sudah berumur tujuh bulan. Karena semua bagian tubuh sudah lengkap,” katanya.

Mendapati itu, ia kemudian memberitahukan temuan itu kepada Sutiman dan dilanjutkan ke Kepala Desa dan Polsek Singorojo. Petugas yang menerima laporan pun mendatangi lokasi penemuan tersebut untuk melakukan identifikasi terhadap mayat orok bayi. Setelah dilakukan pengecekan, orok bayi yang berjenis kelamin laki-laki ini memiliki panjang 30 centimeter dengan berat 1,3 kilogram lengkap dengan ari-ari.

Kapolsek Singorojo, AKP Sulistyarso, mengatakan, orok bayi tersebut ditemukan warga yang melintasi saluran irigasi dan melaporkannya ke Polsek Singorojo. “Benar telah ditemukan orok bayi di saluran irigasi. Kami sedang menyelidiki pembuanganan orok ini, entah karena hasil hubungan gelap atau masalah lainnya,” katanya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, polisi membawa orok bayi tersebut ke puskesmas dan selanjutnya akan dimakamkan. Polisi masih memeriksa dan meminta keterangan beberapa saksi. Kasus ini, masih dalam penyelidikan polsek Singorojo. “Diduga, orok bayi ini sengaja dibuang karena merupakan hasil hubungan gelap,” tambahnya. (bud/fth)