Pilih Bus yang Tertempel Stiker Laik Jalan

366
SANKSI TEGAS: Penumpang diimbau untuk bisa memillih angkutan laik jalan saat mudik, salah satu cirinya tertempel stiker resmi dari Dishub yang bertuliskan bahwa armada tersebut laik jalan. (AGUS HARIYANTO/RADAR SEMARANG)
SANKSI TEGAS: Penumpang diimbau untuk bisa memillih angkutan laik jalan saat mudik, salah satu cirinya tertempel stiker resmi dari Dishub yang bertuliskan bahwa armada tersebut laik jalan. (AGUS HARIYANTO/RADAR SEMARANG)

TERBOYO – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang, akan menindak tegas kepada pengusaha transportasi yang nekat mengoperasikan angkutan yang tidak laik jalan. Jelang Lebaran, pihaknya akan mengintensifkan operasi.

Kepala Dishubkominfo Kota Semarang, Agus Harmunanto mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap angkutan bus terkait kondisi laik jalan. Disinyalir, banyak angkutan tak layak jalan yang beroperasi untuk memanfaatkan momentum mudik Lebaran.

”Jika nantinya ditemukan bus tak laik jalan, kami akan menghentikan bus itu dan penumpang kita turunkan. Bus wajib mengganti tiket penumpang. Kalau bus ingin melanjutkan jalan harus diperbaiki terlebih dahulu,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat, (3/7) kemarin.

Pihaknya juga akan menindak tegas pihak perusahaan yang dengan sengaja mengoperasikan bus tak laik jalan. Sanksi terberat yang diberikan pencabutan izin trayek. ”PO (Perusahaan Otobus)akan kita berikan sanksi. Kita juga akan melakukan pengecekan secara rutin atau uji petik pada setiap terminal-terminal. Kami harap para penumpang bisa memilih bus yang telah tertempel stiker laik jalan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Perhubungan Darat Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Eddi AMd LLAJ Ssos MM, saat pantauan di Terminal Terboyo mengimbau kepada para penumpang untuk bisa memililh angkutan yang aman. Sebab, disinyalir saat momen Lebaran banyak bus tak laik jalan dioperasikan. ”Kita harus mewaspadai angkutan yang beroperasi. Kadang, angkutan yang tadinya tidak laik jalan dan dihentikan akan muncul kembali pada saat Lebaran. Sebab, ini untuk keselamatan penumpang. Kalau ada apa-apanya, nanti asuransinya juga bagaimana,” pungkasnya. (mha/zal/ce1)