Taklukan Persis Solo Cah!

772
TENSI TINGGI: Pemain PSIS Johan Yoga bersitegang dengan pemain Persis saat laga penyisihan Polda Jateng Cup 2015 lalu. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TENSI TINGGI: Pemain PSIS Johan Yoga bersitegang dengan pemain Persis saat laga penyisihan Polda Jateng Cup 2015 lalu. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Malam ini, skuad PSIS Semarang bakal melakoni laga pemuncak Polda Jateng Cup 2015 leg pertama melawan Persis Solo. Duel maut derby Jateng ini akan digelar di Stadion Jatidiri Semarang mulai pukul 21.00.

Tak ingin membuang peluang begitu saja, Fauzan Fajri dkk bertekad untuk memenangi laga final leg pertama tersebut. Tak cukup hanya kemenangan, tim Mahesa Jenar juga dituntut untuk mengamankan jumlah margin gol kemenangan agar mempermudah langkah mereka di final leg kedua di Stadion Manahan Solo pada 11 Juli mendatang.

”Pastinya kami akan tampil fight di final, dan untuk leg pertama ini kami tidak ingin menyia-nyiakan peluang untuk menang. Sehingga di leg kedua peluang untuk menjadi juara masih cukup terbuka meski tampil di kandang Persis,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho, kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selain itu, Agung juga berharap anak-anak PSIS bisa tampil lepas saat menjamu Bayu Andra dkk. Sebab, laga PSIS menjamu Persis nanti malam diprediksi bakal mempertontonkan laga tensi tinggi. Hal itu berkaca dari laga babak penyisihan grup terakhir di Stadion Manahan Solo lalu, kedua tim mempertontonkan duel seru dengan suhu panas.

”Saya kira wajar, karena besok final, baik kami maupun Persis tentu sama-sama menginginkan hasil yang terbaik. Tinggal kami berharap anak-anak bisa mengendalikan diri untuk tetap kontrol pada pertandingan, sehingga kami bisa meraih hasil yang maksimal,” kata Agung.
Pertemuan kedua tim sebenarnya bukan hal yang baru mengingat di babak penyisihan grup lalu, PSIS dan Persis sudah pernah saling bertemu. Kala itu, tim Mahesa Jenar sukses menang 2-1 di kandang, kemudian menahan imbang 1-1 di Stadion Manahan Solo.

Namun laga menjamu Persis kali ini tentunya bakal menyuguhkan atmosfer yang berbeda. Apalagi tim Laskar Sambernyawa itu tentu bakal tampil habis-habisan untuk bisa meraih hasil terbaik demi mempermudah jalan di final leg kedua di Solo.

”Sisa waktu kemarin kami gunakan sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri. Sebisa mungkin kami harus meraih hasil terbaik pada leg pertama di kandang, agar di leg kedua beban kami untuk meraih juara bisa lebih ringan,” terang juru taktik PSIS, M. Dofir.

Tampil pada final leg pertama malam ini, juru ramu tim Laskar Sambernyawa, Aris Budi, diprediksi bakal menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil bertahan demi meredam kepercayaan diri Fauzan Fajri dkk ketika tampil di hadapan publik sendiri.

Karena itu, Dofir mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah mengatur beberapa strategi untuk membongkar pertahanan Persis seandainya Ferryanto dkk bakal tampil dengan strategi ’parkir bus’.

”Di semifinal leg kedua lawan PSCS kemarin Persis banyak tampil bertahan dengan mengandalkan serangan balik. Itu yang harus kami waspadai sebisa mungkin kami siapkan strategi untuk mengantisipasi permainan bertahan Persis,” beber Dofir.

Namun Dofir juga memastikan, seluruh pasukan Mahesa Jenar dalam kondisi siap tampil. Termasuk gelandang M. Ridwan yang di laga semifinal menjamu Persibas lalu sudah diturunkan untuk menambah daya gedor PSIS.

”Ridwan di persiapan menjelang final juga sudah bergabung latihan kembali. Pastinya dengan adanya Ridwan kekuatan tim kami bisa bertambah. Tapi bagaimanapun kami masih harus menunggu kondisi terakhir pemain sampai hari H besok (hari ini, Red),” pungkasnya. (bas/aro/ce1)