Tokoh NU Restui Hendi

335

SEMARANG – Pasca mengambil surat rekomendasi dari DPP PDIP di Solo, calon petahana Hendrar Prihadi langsung mendatangi Pondok Pesantren As-Shodiqqiyah di Sawah Besar, Kaligawe, Jumat (3/7) sekitar pukul 15.00. Kedatangannya untuk memberikan santunan kepada santri sekaligus minta restu KH Shodiq Hamzah yang juga sebagai Rois Syuriyah PCNU Kota Semarang.

”Saya memenuhi janji saya untuk datang ke sini sekaligus minta restunya (maju Pilwalkot 2015). Selain itu, santunan ini juga sebagai bentuk ucapan syukur saya setelah mendapatkan rekomendasi. Saya ingin berbagi kepada santri dan santriwati di sini,” kata Hendi kepada Kiai Shodiq. Wali Kota Semarang itu datang bersama Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang Kadarlusman, Ketua Tim Pemenangan Supriyadi, dan anggota tim Widhi Handoko.

Kiai Sodiq pun menyatakan dirinya memberikan restu dan doa bagi Hendi. Dia mengungkapkan Hendi adalah sosok wali kota yang baik dan memiliki kelebihan hubungan sosialnya dan kedekatan kepada seluruh lapisan masyarakat Semarang. ”Saya gembira akhirnya bisa ketemu Pak Hendi, saya menghormatinya. NU memberikan restu, yang penting bisa membuat Semarang jadi lebih baik,” katanya.

Ketua Tim Pemenangan, Supriyadi menyatakan, bila Hendi sudah mendapatkan surat rekomendasi secara resmi dari DPP PDIP. Surat yang ditandatangani oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang DH dan Sekjen Hasto Kristiyanto itu menyebutkan bila pendamping Hendi adalah Hevearita atau akrab dipanggil Mbak Ita, sebagai calon wakil wali kota Semarang. ”Tugas DPC PDIP Kota Semarang adalah mengamankan surat rekomendasi dan membentuk tim untuk pemenangan Pilwalkot 2015,” kata Supriyadi.

Sementara itu wakil Hendi rekomendasi DPP, Hevearita mengatakan jika dirinya baru saja menyelesaikan sekolah partai di DPP PDIP di Jakarta. Sekolah partai itu mulai 28 Juni-3 Juli. Ita menyatakan dirinya mendapat gemblengan dan banyak manfaat dari sekolah partai tersebut. Selama menjalani sekolah partai, dia diberi pengetahuan mulai dari kemasyarakatan wong cilik hingga nasionalisme. (zal/ric/ce1)