Dishub Ancam Cabut Izin Operasi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL – Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal bakal memberlakukan aturan tegas terkait dengan transportasi umum mulai tahun 2016 mendatang. Semua angkutan umum yang beroperasi di Kendal harus memiliki badan hukum. Jika masih ada yang belum atau tidak berbadan hukum, maka akan dicabut izin operasinya.

“Seluruh kendaraan angkutan orang dan barang kini tak bisa lagi atas nama perorangan. Setiap kendaraan angkutan orang dan barang harus berbadan hukum mulai 2016. Jika tidak maka tidak boleh beroperasi,” kata Kepala Dishub Kendal, Subarso, Minggu (5/7).

Ia menambahkan, badan hukum yang dimaksud tidak harus berupa Perseroan Terbatas (PT). Tapi badan hukum sesuai aturan pemerintah, bisa berbentuk BUMN, BUMD, ataupun koperasi. Dengan adanya aturan baru dari Kementrian Perhubunan ini, angkutan umum yang selama ini dikelola secara pribadi tidak bisa mengurus izin proses perpanjanan. “Kecuali sudah memiliki badan hukum, baru bisa mengurus proses izin trayek dan operasi baru,” imbuhnya.

Aturan baru ini sekaligus sebagai pembaruan dan pengecekan kondisi kendaraan umum di daerah setempat. Sebab di Kendal sendiri sudah banyak kendaraan yang sudah tidak laik jalan tapi masih nekat beroperasi. Seperti Kaliwungu, banyak kendaraan angkutan barang yang dijadikan angkutan orang.

Peraturan ini, sudah disosialisasikan kepada pengusana transportasi umum dan Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) setempat. Untuk mengurus keperluan badan hukum melalui Dinas Koperasi setempat. “Ini salah satu upaya penataan transportasi di Kendal. kami sudah sosialisasikan hal ini kepada pihak-pihak terkait,” tambahnya.

Subarso secara tegas tidak akan memberikan ijin perpanjangan bagi usaha transportasi umum di tahun 2016 yang tidak berbadan hukum. “Solusinya ya harus distop. Tidak ada ijin perpanjangan bagi usaha yang tidak berbadan hukum,” tambahnya.

Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti mengatakan, bakal melakukan peremajaan transportasi 2016. Bahkan sudah dianggarkan dalam Anggaran Perubahan 2015. Tapi anggaran baru untuk master plan dan Detil Engineering Design (DED). Ditargetkan, transportasi di Kabupaten Kendal menjadi lebih baik di tahun 2016 mendatang. “Sehingga kebutuhan peremajaan transportasi dapat dipenuhi 2016,” katanya. (bud/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -