Pulangkan Angkutan Tak Layak

366
PERIKSA BUS : Tim gabungan Dishubparbud dan Satlantas Polres Kota Pekalongan melakukan pemeriksaan kelayakan bus. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERIKSA BUS : Tim gabungan Dishubparbud dan Satlantas Polres Kota Pekalongan melakukan pemeriksaan kelayakan bus. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Pemeriksaan angkutan Lebaran di Pekalongan akan diperketat. Jika tidak layak, langsung disuruh putar balik ke garasi untuk diperbaiki.

‚ÄúDalam pemeriksaan angkutan Lebaran kali ini, kami ingin memberikan kenyamanan bagi penumpang. Untuk itu, angkutan Bus AKP (Antar Kota Provinsi) harus layak jalan,” kata Kasi Dalop Dishubparbud Kota Pekalongan, Henri Rudin, saat pemeriksaan hari pertama angkutan Lebaran di terminal Kota Pekalongan, Senin (6/7) kemarin.

Ditambahkan Henri, pada pemeriksaan kali ini akan digelar dari Senin (6/7) sampai Kamis (9/7). Baik digelar di terminal maupun di pool (garasi) bus di Pekalongan. Namun, pada hari pertama pemeriksaan angkutan, terutama bus yang berada di Terminal Pekalongan cukup lancar. Puluhan bus yang diperiksa cukup layak jalan.

Pemeriksaan meliputi, dokumen kendaraan. Mulai izin trayek, pengawasan, buku uji kendaraan, pemeriksaan fisik kendaraan dari rem, kaca dan beberapa bagian lain yang penting seperti ban cadangan dan alat pemecah kaca. Jika bus sudah dinyatakan layak, akan dipasang stiker khusus di depan dan dalam bus.

Dalam kesempatan kemarin dilakulan pengecekan, kendaraan dari AKDP roda 6 sampai AKDP angkot bus kecil. Serta AKAP, baik bus-bus yang berasal dari Pekalongan maupun luar Pekalongan. “Kami tegas, jika tidak layak langsung putar balik ke garasi. Tidak kompromi,” lanjut Henri.

Namun dirinya akan mempermudah untuk kasus tertentu. Misal kerusakan ringan yang bisa segera diperbaiki, tetap diizinkan jalan, namun tetap dengan catatan.

Dilanjutkan Henri, setelah dilakukan pemeriksaan pada hari pertama di terminal, tim gabungan Dishubkominfo dan Satlantas Kota Pekalongan, selanjutnya akan mengecek langsung di pool bus masing-masing.

Kasi Wasop UPP Wilayah Pekalongan M Sugiono, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami turut membantu pengecekan kendaraan, dari teknis seperti cek ban gundul dan sejenisnya. Serta pemeriksaan teknis surat izin,” lanjutnya.

Ditambahkan, Dishubkominfo juga gencar mempersiapkan jalur mudik dengan memasang rambu-rambu jalur alternatif. “Barangkali pantura macet, maka rambu-rambu tersebut bisa mengarahkan ke jalur alternatif,” jelasnya.

Ditambahkan, dari hasil pantuan untuk Pekalongan, ada 3 titik besar Jalan KH Mansyur, Grogolan dan Ponolawen. Sehingga pemudik bisa bersiap diri jika melewati jalur tersebut. (han/ida)