Micromart Pasarkan Produk UMKM

673
PRODUK LOKAL: Seorang pramuniaga Micromart tengah menata makanan ringan produksi UMKM. (Eny Susilowati/Radar Semarang)
PRODUK LOKAL: Seorang pramuniaga Micromart tengah menata makanan ringan produksi UMKM. (Eny Susilowati/Radar Semarang)

SEMARANG – Salah satu perusahaan ritel modern yaitu Micromart membantu pelaku UMKM memasarkan produk mereka ke gerai-gerai Micromart. Langkah ini positif untuk membantu pengembangan UMKM di Semarang.

Hingga saat ini beberapa produk lokal yang sudah dipasarkan Micromart adalah berbagai makanan ringan dari berbagai daerah. Seperti kripik apel buatan Tawangmangu, kuping gajah dan keripik tempe dari Solo, lanting dari Kebumen dan masih banyak yang lainnya. “Sekitar 20 hingga 30 persen produk yang kami pasarkan adalah dari UMKM,” terang Presiden Direktur PT Micromart Indonesia Kencana Farid MN.

Dia mengungkapkan, selain memasarkan produk UMKM, pihaknya juga akan memberikan pelatihan pada para pelaku UMKM. “Pelatihan tersebut meliputi peningkatan kualitas, kuantitas dan kemasan produk UMKM,” ungkap Farid. Di Rumah Usaha, pelaku UMKM juga bisa saling berkonsultasi, menimba ilmu, serta mendapatkan pelatihan untuk pengembangan usaha.

Sementara itu, terkait dengan perkembangan bisnis Micromart sendiri, Farid memaparkan, sejak dirintis 2014 lalu. Hingga saat ini, Micromart sudah memiliki 30 gerai yang tersebar di wilayah Jateng. “Potensi bisnis ritel ini memang cukup menjanjikan, oleh karenanya kami menargetkan bisa memiliki total 100 gerai Micromart hingga akhir tahun,” ungkapnya. (eny/smu)