Harga Daging Ayam Mulai Naik

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL – Mendekati lebaran, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional mulai melonjak naik. Salah stunya harga daging yang mulai naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 33 ribu per kilogram. Kenaikan diakui para pedagang, lantaran terjadi kelangkaan daging ayam potong bebeberapa pekan terakhir. Selain memang jelang lebaran permintaan ayam potong naik, sehingga para pengepul menjual dengan harga tinggi.
Seorang pedagang di Pasar Kendal, Sutinah mengatakan, harga tersebut dinilainya sudah cukup tinggi di awal bulan puasa ini. Sebab harga normal daging ayam kampung adalah Rp 30 ribu per kilogram. “Jadi naik sampai Rp 3 ribu perkilonya,” tuturnya, kemarin.

Kenaikan harga, juga disertai dengan minimnya pasokan daging ayam. Sehingga, banyak konsumen yang mengeluhkan kelangkaan daging ayam kampung ini. “Munkin karena ada penimbunan untuk persiapan Lebaran. Sebab banyak pengusaha peternak ayam ingin untung tinggi dengan menjualnya dua kalilipat dari harga normal pada momen lebaran idul fitri,” imbuhnya.

Sutinah menambahkan, kenaikan harga daging wajar dan sudah terjadi sejak beberapa hari sebelum bulan puasa. Kenaikan daging ayam potong ini diperkirakan akan terus terjadi sampai lebaran nanti. “Harga daging lainnya seperti ayam kampung daging kambing dan sapi kami prediksi juga akan ikut naik,” tambahnya.

Pedagang daging ayam lain di Pasar Kendal, Mardiyah mengaku, kini ia kesulitan mendatkan ayam kampung. “Sekarang cuma 10 ekor, padahal biasanya bisa bisa 15-20 perhari,” katanya. Harga sudah merangkak dari Rp 27 ribu kemudian minggu pertama puasa naik menjadi Rp 30 ribu dan sekarang menjadi Rp 33 ribu. “Pembeli banyak yang mengeluh, tapi mau bagaimana lagi, kami pedagang juga tidak mau rugi dengan menjual dengan harga normal,” tambahnya. (bud)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -