Jalan Alternatif Batang Rawan Kecelakaan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PERBAIKAN : Jalan alternatif Kabupaten Batang melalui jalan Jalan Yos Sudarso harus dilewati dengan hati-hati. Sebab betonisasi pada jalur tersebut masih banyak yang belum selesai. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
PERBAIKAN : Jalan alternatif Kabupaten Batang melalui jalan Jalan Yos Sudarso harus dilewati dengan hati-hati. Sebab betonisasi pada jalur tersebut masih banyak yang belum selesai. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

BATANG – Jalan alternatif Kabupaten Batang yang berada di Jalan Yos Sudarso, yang rencananya akan digunakan para pemudik, khususnya dari arah Jakarta menuju Kabupaten Batang kondisinya saat ini memprihatinkan dan rawan kecelakaan.

Pasalnya jalan alternatif berupa betonisasi, yang baru dibangun oleh Dinas Bina Marga Kabupaten Batang dengan anggaran APBD 2015 sebesar Rp 3,1 miliar baru dikerjakan 50 persen, dari 100 persen jalan rusak yang ada.

Akibatnya dari sepanjang 2 kilometer jalan alternatif di Yos Sudarso Batang, hanya 1 kilometer saja yang sudah dibeton. Selebihnya masih berlubang dan sulit dilalui. Sedangkan pengerjaan dari betonisasi tersebut juga tidak sempurna, karena pada sisi kanan dan kiri beton tidak ditutup tanah. Sehingga besi beton masih tampak dan berbahaya bagi pengendara baik motor maupun mobil pribadi.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, masyarakat sekitar memasang papan adanya larangan dilalui bagi kendaraan roda empat. Namun tidak sedikit pengendara mobil pribadi yang nekat lewat dengan alasan terlalu jauh untuk memutar ke jalur pantura.

Sutrisno, 56, warga Kelurahan Klidang Lor, Kecamatan Batang, mengungkapkan tidak rampungnya pembangunan betonisasi di Jalan Yos Sudarso, membuat pengendara mobil harus ekstra waspada.

Menurutnya sambungan jalan betonisasi dengan jalan aspal, yang belum dibeton cukup menyulitkan kendaraan pribadi. Terlebih bagi truk yang mengangkut ikan ke TPI Klidang. “Pembangunan beton yang tidak merata, justru membuat pengendara rawan kecelakaan, khususnya bagi pemudik. Karena mereka tidak sepenuhnya memahami kondisi jalan tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), Kabupaten Batang, Ketut Mariadi menjelaskan tidak rampungnya pembangunan jalan betonisasi di Jalan Yos Sudarso, karena anggaran yang ada di APBD tidak mencukupi, untuk membangun jalan rusak sepanjang 5 kilometer tersebut.

Menurutnya Pemda Batang sudah mengajukan anggaran tambahan ke pemprov untuk menyelesaikan pembangunan jalan alternatif di Jalan Yos Sudarso tersebut. “Anggaran Pemda sangat terbatas, sementara bantuan dari Gubernur untuk perbaikan jalan tersebut, hingga kini belum cair. Jadi pemudik yang melalui jalan alternatif tersebut, harus ekstra hati-hati,” jelasnya. (thd/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -