Nasima Kirim Siswanya ke Pondok Pesantren

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PESANTREN KILAT: Santri Sekolah Nasima mengikuti kajian hadits di Masjid Annur Ponpes Al Hikmah 2 Brebes bersama pengasuh, KH Sholahudin Masruri. (NASIMA FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
PESANTREN KILAT: Santri Sekolah Nasima mengikuti kajian hadits di Masjid Annur Ponpes Al Hikmah 2 Brebes bersama pengasuh, KH Sholahudin Masruri. (NASIMA FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

MUGASSARI – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Kota Semarang benar-benar mengajak siswa-siswinya memaknai Ramadan dengan penuh kebajikan. Untuk mendorong kemandirian anak didiknya, menggelar pesantren kilat di sekolah dengan dua kloter, yakni bagi kelas 1 SMA dan 1 SMP serta kloter kedua kelas 3 SMA dan 3 SMP. Sedangkan kelas 2 SMP dan kelas 2 SMA dikirim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah Benda Sirampok Brebes selama 10 hari.

”Gelaran pesantren kilat ini sudah rutin kami lakukan sejak tahun 1998. Lewat pesantren kilat ini, kami mendidik siswa untuk lebih mandiri,” kata Manajer Umum YPI Nasima, Mila Christanty SPd MM kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Menurutnya, pesantren kilat di sekolah hanya dilaksanakan 6 hari. Untuk siswa kelas 3 baik SMA maupun SMP, dilaksanakan dilaksananakan sejak Minggu (28/6) hingga Sabtu (4/7) lalu. Siswa kelas 3 ini, tahun 2014 lalu sudah pernah dikirim ke pondok pesantren, sehingga membuat jadwal dan menentukan jenis kegiatannya sendiri yang dikombinasikan dengan pengalamannya di ponpes. ”Biasanya anak-anak kelas 3 memang jauh lebih mandiri, lebih kreatif dan lebih disiplin. Sehingga guru tinggal mengarahkan,” katanya.

Sedangkan pesantren kilat untuk kelas 1 SMP maupun SMA, imbuhnya, baru dimulai Minggu (5/7) hingga Sabtu (11/7) mendatang. ”Untuk kelas 1 sengaja dilakukan di sekolah dan menginap di sekolah, untuk membangun mental dan spiritualnya. Setelah kelas 2, baru dikirim keluar,” tuturnya.

Terkait siswa yang dikirim di ponpes, imbuhnya, targetnya adalah pendidikan skill dan kemandirian anak. ”Kami mendorong anak-anak memiliki keterampilan khusus. Jadi tidak hanya mengaji, tapi juga ada pendidikan keterampilan berupa teknik bertani, teknik berkebun, teknik mencangkok tanaman dengan praktik langsung. Bahkan ada juga pelajaran praktik ilmu falak,” tuturnya.

Menurutnya, pengalaman siswa-siswi di ponpes akan membekas hingga dewasa kelak. Mereka tidak hanya berinteraksi dengan anak-anak ponpes, tapi juga melakukan kegiatan bersama selama Ramadan. ”Itu akan meningkatkan kesadaran sosial dan kepedulian terhadap sesama. Karena anak-anak berasal dari berbagai lapisan masyarakat, namun tekadnya kuat untuk belajar agama,” imbuhnya. (ida/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -