Tingkatkan Pengamanan Wahana Permainan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

EKSOTIK: Wisatawan menjajal permainan becak air di sebuah obyek wisata di kawasan Banyubiru, Kabupaten Semarang. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
EKSOTIK: Wisatawan menjajal permainan becak air di sebuah obyek wisata di kawasan Banyubiru, Kabupaten Semarang. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Menjelang musim libur Lebaran, Pemerintah Kabupaten Semarang meminta seluruh pengelola obyek wisata mengecek ulang keamanan dan kelayakan wahana permainan. Seluruh obyek wisata juga diminta menerapkan standart operasional prosedur (SOP) pengelolaan. Tujuannya agar tidak terjadi kecelakaan akibat wahana permainan di lokasi obyek wisata yang sudah tidak layak. Seperti yang terjadi di obyek wisata Curug Bidadari di Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, ada seorang wisatawan yang tewas tenggelam.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Semarang, Partono mengatakan, per 1 Juli 2015 lalu, Bupati Semarang sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pengelola jasa usaha wisata untuk meninjau ulang fasilitas terutama sejumlah wahana permainan. Sebab wahana permainan tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan wisatawan. Sehingga harus dicek ulang dan jika ada kerusakan untuk segera diperbaiki agar layak digunakan. “Dengan pemeriksaan rutin akan segera diketahui kerusakannya dan segera diperbaiki. Sehingga wisatawan merasa nyaman dan aman saat berwisata,” katanya kemarin.

Selain itu, sejumlah pengelola obyek wisata diharapkan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan sesuai SOP. Sebab pengelolaan obyek wisata yang baik juga akan meningkatkan angka kunjungan wisatawan meningkat. “Dengan pelayanan obyek wisata yang baik, wisatawan akan datang kembali ke sini,” imbuhnya.

Untuk diketahui, belum lama ini ada pelajar dari Kendal yang tewas tenggelam di obyek wisata Curug Bidadari di Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Obyek wisata baru yang mengandalkan keindahan aliran sungai berbatu dan air terjun berundak-undak itu rawan wisatawan tenggelam. Sebab air di sungai tersebut cukup deras, selain ada ada beberapa titik yang cukup dalam. Bahkan selama obyek wisata itu berdiri sekitar 5 tahun lalu sudah ada 3 orang yang tewas tenggelam. “Kejadian pelajar tewas tenggelam terakhir kali terjadi dua bulan lalu, di Curug Bidadari. Kami minta pengelola untuk menguatkan landasan hukum termasuk penguatan organisasi dan SOP. Paling penting yakni meningkatkan pengamanannya sehingga kejadian seperti itu tidak sampai terulang kembali,” tambahnya.

Kepala Desa Keseneng, Muskuri mengatakan, selama 5 tahun sejak berdiri pada tahun 2010 sudah ada 3 orang yang tewas tenggelam di Curug Bidadari. Sebenarnya pihak pengelola sudah melakukan upaya pengamanan dengan memasang papan peringatan larangan termasuk membuat pagar pakai tambang, agar tidak ada yang mandi di titik tersebut. Pihaknya juga sudah mensiapkan menghadapi lonjakan wisatawan di Desa Keseneng yang menjadi salah satu dari 33 Desa wisata di Kabupaten Semarang.

“Kita terus berupaya melakukan perbaikan dan meningkatkan pengelolaan. Sehingga tidak sampai terjadi kecelakaan seperti itu. Sebenarnya sudah ada papan peringatan, namun ada juga yang melanggar. Apalagi kami tidak bisa mengawasi secara penuh mengingat luasnya lokasi dan terbatasnya pegawai,” kata Kades Keseneng. (tyo/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -