Siapkan Tim Khusus Antisipasi Kejahatan

386
SERAHKAN BANTUAN : Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti menyerahkan bantuan tujuh motor trail kepada Kapolres Kendal AKBP Widi Atmoko, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERAHKAN BANTUAN : Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti menyerahkan bantuan tujuh motor trail kepada Kapolres Kendal AKBP Widi Atmoko, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Mengantisipasi tindak kejahatan selama arus mudik dan lebaran 2015, Polres Kendal telah membentuk tim khusus. Tim khusus ini akan melakukan pengamanan secara mobile dan akan selalu sigap terhadap segala bentuk laporan serta bertindak secara tegas sesuai prosedur.

Kapolres Kendal AKBP Widi Atmoko mengatakan, tim khusus dibentuk dalam dua regu dari sejumlah satuan di jajaran Polres setempat. Keberadaan tim khusus tersebut memberikan pengamanan selama 24 jam di seluruh wilayah Kabupaten Kendal. “Tim ini akan menindak tegas segala bentuk kejahatan yang mengancam dan membahayakan masyarakat. Jika diperlukan, tim khusus ini dapat melakukan tembak di tempat terhadap pelaku tindak kriminal yang membahayakan nyawa korban,” ujarnya di sela Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi Lebaran 2015 di Mapolres setempat, Kamis (9/7).

Dikatakannya, jika tim khusus lebaran ini selalu mobile selama 24 jam selama Operasi Ketupat Candi berlangsung. Tim khusus ini juga harus melaporkan kondisi dari daerah yang telah dilaluinya selama Lebaran dan sebaliknya, setiap Polsek dan pos pengaman (pospam) Lebaran melaporkan kepada tim khusus. Sehingga setiap tindak kejahatan dapat diminimalisir.

Rencananya dalam pengamanan arus mudik, Polres Kendal akan mendirikan tujuh Pospam dan satu Sub Pospam di sepanjang Jalur Pantura kabupaten dan jalur alternatif. “Kami juga sudah perintahkan seluruh Polsek untuk selalu siaga dan menempatkan petugas di titik rawan, baik kecelakaan maupun kejahatan,” paparnya.

Berdasarkan data Operasi Ketupat tahun 2014 lalu, tercatat jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebanyak 618 kasus atau 16,81 persen dari 3.675 kasus pada tahun 2013 menjadi 3.057 kasus pada tahun 2014.

Sementara dari data operasi tersebut, jalur jalan yang paling tinggi memiliki angka kecelakaan adalah jalur pantura. Sedangkan jenis kendaraan yang tercatat mengalami kecelakaan lalu lintas dengan jumlah angka tertinggi, sepeda motor dan mobil penumpang. “Wilayah Kabupaten Kendal termasuk jalur mudik yang rawan kecelakaan, karena stamina pemudik mulai menurun di sini. Kami mengimbau agar pemudik yang merasa lelah dan ngantuk untuk beristirahat di rest area yang telah kami sediakan. Pemudik jangan terlena untuk ngebut,” tambahnya.

Dalam Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2015 tersebut, juga diwarnai dengan pemberian pinjam pakai tujuh motor trail oleh Bupati Kendal kepada Polres Kendal. Motor trail tersebut diperuntukkan untuk Polsek di daerah atas (Limbangan, Boja, Singorojo, Patean, Plantungan Sukorejo,dan Pageruyung). “Ini bentuk perhatian pemerintah daerah untuk menunjang kerja polisi di daerah atas untuk menjangkau daerah–daerah yang terpencil dengan sistem pinjam pakai”, tandas Bupati Kendal. (bud/ric)