Antisipasi Kecurangan, Disperindag Tera 19 SPBU

436
TERA ULANG: Petugas Disperindagkop Demak melakukan tera BBM disebuah SPBU di Kota Demak, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
TERA ULANG: Petugas Disperindagkop Demak melakukan tera BBM disebuah SPBU di Kota Demak, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Menjelang lebaran, kemarin Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Demak melakukan tera ulang berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Demak. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak kecurangan agar pihak konsumen tidak dirugikan.

Plt Kabid Perdagangan, M Ribath mengungkapkan, diwilayah Demak setidaknya terdapat 19 SPBU yang ditera ulang. “Kita lakukan pengawasan khusus serta pengecekan atau tera berkala, termasuk menjelang lebaran ini,”katanya, kemarin.

Ia menambahkan, dalam pengawasan tersebut, hasilnya tidak ditemukan kecurangan. Semua yang ditera masih batas normal atau masih dalam batas toleransi. Saat pengecekan dilapangan, SPBU dalam menjual bahan bakar ditemukan rata-rata hanya minus 0,2. “Ini masih tergolong wajar. Yang tidak boleh itu melebihi batas 0,5,” imbuhnya.

Selain memantau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), Disperindag juga memantau ketersediaan gas dan elpiji. Salah seorang Supervisor SPBU, E Tuwono mengatakan, tera biasanya juga dilakukan secara internal maupun oleh pihak ketiga. Menurutnya, untuk menjelang lebaran ini, ketersediaan BBM mencukupi. Bahkan, ada tambahan 5 persen dari hari biasanya.

“Persediaan BBM stabil,” tambahnya. Pasokan premium ada 17 ribu liter, 10 ribu liter solar dan 5 ribu liter pertamax. Sedangkan, persediaan semuanya ada 30 ribu liter premium, 30 ribu liter solar dan 10 ribu liter pertamax. (hib/fth)