Beri Kenyamanan KA Ekonomi

458
LEBIH NYAMAN: PT KAI Daop 4 memutuskan untuk melakukan revitalisasi kereta ekonomi berupa perbaikan gerbong untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
LEBIH NYAMAN: PT KAI Daop 4 memutuskan untuk melakukan revitalisasi kereta ekonomi berupa perbaikan gerbong untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kereta Api (KA) Kaligung Mas, jurusan Tegal – Semarang menjadi salah satu kereta tersibuk yang dimiliki PT KAI wilayah Daop 4 Semarang. Kereta tersebut setiap hari mempunyai jadwal empat kali pemberangkatan dengan okupansi sekitar 60-80 persen untuk hari biasa.

Dengan okupansi yang cukup tinggi, KA Kaligung menjadi salah satu angkutan massal yang digadang bisa mengurangi beban jalan di wilayah pantura Jawa Tengah. Sehingga pihak Daop 4 memutuskan untuk melakukan revitalisasi, berupa perbaikan gerbong untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang. “Revitalisasi ini diharapkan bisa membuat masyarakat berminat menggunakan kereta agar beban jalan berkurang,” kata Kepala Daop 4 Semarang, Sucipto Susilohadi, kemarin.

Untuk fasilitas, rangkaian gerbong dilengkapi antigores dan anti api di seluruh dindingnya. Fasilitas lain yakni adanya TV serta stop kontak listrik di kereta kelas ekonomi.‬ “Kenyamanan penumpang kelas ekonomi juga diperhatikan, pelayanan tidak termarginalkan berdasarkan kelasnya,” tegasnya.

Dengan adanya revitalisasi tersebut, ia menargetkan okupansi saat arus mudik bisa mencapai 100 persen. Ia menjelaskan, untuk satu gerbong dengan 6 rangkaian sedikitnya bisa mengangkut 600-an penumpang. “Arus mudik nanti diperkirakan akan naik okupansinya, apalagi setelah adanya revitalisasi,” pungkasnya.

Terpisah, Manager Humas Daop 4 Semarang, Suprapto menjelaskan jika revitalisasi KA Kaligung terdiri dari 6 buah gerbong kelas ekonomi, satu gerbong kereta makan kelas ekonomi, dengan waktu pengerjaan sekitar 2 bulan dan menelan anggaran senilai Rp 250 juta. Pihak Daop 4 menargetkan setelah dilakukan invoasi tersebut bisa mendongkak jumlah sampai 1,2 juta penumpang sampai akhir tahun 2015. “Tahun lalu, KA Kaligung berhasil mengangkut 905.892 penumpang. Tahun ini diharapkan bisa naik,” harapnya. (den/smu)