Dyah Ayu Terindikasi Bohongi Penyidik

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BARUSARI – Tersangka korupsi deposito Kas Daerah (Kasda) Pemkot Semarang, Dyah Ayu Kusumaningrum (DAK) dikeler oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polrestabes Semarang ke beberapa rental komputer di kawasan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Jumat sore (10/7) kemarin.

Mantan bankir Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Semarang tersebut dibawa oleh penyidik untuk menunjukkan lokasi pembuatan sejumlah berkas dokumen sertifikat deposito Pemkot Semarang yang menjadi sumber masalah saat ini.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lokasi kejadian, sekitar pukul 16.00, Dyah naik mobil Toyota Innova warna putih bernopol H 818 AK, didamping tim pengacara dengan dikawal sejumlah penyidik. Sedangkan beberapa penyidik lain menaiki mobil Daihatsu Xenia bernopol E 144 LS.

Rombongan kedua mobil tersebut beriringan menyusuri gang-gang di kawasan kampus Udinus Semarang, kemudian rombongan berhenti di depan sebuah rental komputer Citranet di Jalan Arjuna, Kelurahan Pendrikan Kidul, Semarang Tengah, tepatnya di belakang kampus Udinus. Saat diminta menunjukkan lokasi tempat pembuatan dan penggandaan berkas dokumen deposito Pemkot, Dyah tampak kebingungan.

Kepada penyidik, tersangka yang diduga membobol uang kasda tersebut mengaku lupa alamat tepatnya. Didampingi penyidik, Dyah masuk ke rental tersebut dan menanyakan ke karyawan rental yang sedang bekerja.

Namun demikian, pekerja rental tersebut menjelaskan dan tidak pernah menerima order perihal dokumen deposito pemkot. Kurang lebih 10 menit kemudian, rombongan meninggalkan lokasi dan mencari rental lain. Dyah kemudian berjalan menuju rental Inoedesign print-copy-design di Jalan Arjuna Nomor 34 Semarang.

”Mbak Dyah berbohong ya?” ujar salah seorang penyidik kepada Dyah. ”Sumpah Pak, saya ngeprint-nya (sertifikat deposito pemkot) di daerah sini. Saya tidak bohong,” jawab wanita yang mengenakan baju dan jilbab putih itu.

Kendati demikian, dua lokasi yang dicek terindikasi tidak membuat ataupun ngeprint dan menggandakan berkas sertifikasi deposito pemkot sebagaimana yang dimaksud.

”Pengakuannya, dia membuat (sertifikat, Red) di sebuah rental di kawasan kampus Udinus. Tapi setelah kita cek, keterangan itu belum terbukti. Terindikasi berbohong,” kata salah seorang penyidik.

Kuasa hukum Dyah, Prayitno mengatakan, pihaknya mengikuti arahan penyidik Tipikor Polrestabes Semarang untuk mencocokkan antara hasil pemeriksaan dan lokasi di lapangan. ”Hanya mencocokkan keterangan di BAP (berita acara pemeriksaan) dan di lapangan,” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Sugiarto belum berkenan menjelaskan terkait hal tersebut. ”Besok saja, biar Pak Kapolrestabes saja,” ujarnya singkat. (amu/ida/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -