Harus Tunda Pesta

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PASCA LEBARAN : Laga final antara skuad PSIS Semarang dan Persis Solo ditunda setelah Lebaran dan akan digelar tanpa penonton.(BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PASCA LEBARAN : Laga final antara skuad PSIS Semarang dan Persis Solo ditunda setelah Lebaran dan akan digelar tanpa penonton.(BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kelanjutan final Polda Jateng Cup 2015 akhirnya harus kembali tertunda. Laga leg kedua yang seharusnya digelar di Stadion Manahan Solo Sabtu malam (11/7) ini, akhirnya harus dijadwal ulang.

Maklum saja, meski memberikan lampu hijau, namun pihak Polda Jateng menginginkan partai final yang diikuti oleh tujuh tim Divisi Utama asal Jateng itu digelar di tempat netral dan tanpa dihadiri penonton. Selain itu, karena masih fokus pengamanan Lebaran, pelaksanaannya setelah Lebaran.

Alhasil, jadwal yang telah ditentukan sebelumnya yaitu laga leg kedua tetap digelar Sabtu hari ini (11/7) di Solo dan lanjutan leg pertama di Semarang (14/7) mendatang kemungkinan besar akan dilakukan penjadwalan ulang.

Hal itu diungkapkan dalam koordinasi yang dilakukan oleh operator turnamen, pihak Kepolisian, perwakilan manajemen PSIS Semarang dan Persis Solo serta wakil dari kelompok suporter kedua tim di Semarang, Jumat sore (10/7) kemarin.

”Namun hingga malam ini (kemarin malam, Red), kami masih akan mencoba untuk melakukan komunikasi dengan kapolda mengenai kemungkinan pertandingan digelar sesuai jadwal yang telah ditetapkan kemarin,” kata ketua panitia operator turnamen, Aam Ichwan kemarin.

Mengenai kemungkinan digelarnya laga final di tempat netral dan tanpa penonton, Aam mengaku hingga kini operator dan kedua tim finalis belum bisa memberikan keputusan. ”Kami fokus komunikasi dengan pihak Polda Jateng dulu. Dan soal kemungkinan itu, tentunya kami juga harus melihat kesiapan dari kedua tim finalis dulu,” sambung Aam.

Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho ditemui di tempat yang sama mengatakan bahwa pada prinsipnya tim Mahesa Jenar siap dengan keputusan apa pun tentang kelanjutan partai puncak Polda Jateng Cup 2015 itu.

”Yang jelas apa yang menjadi keputusan bersama, kami siap. Kalaupun pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal, kami siap berangkat. Namun kami juga tetap menghargai keputusan dari pihak kepolisian, karena bagaimanapun mereka yang paling mengerti mengenai kondisi keamanan,” jelas Agung.

Dari kubu Persis, cukup kecewa dengan keputusan tersebut. Mengingat saat ini, Panitia Pelaksana (Panpel) tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu telah mempersiapkan segala sesuatunya terkit gelaran final leg kedua tersebut.

”Mohon keputusan dari Polda Jateng dapat dikaji lagi. Dalam awal penyelenggaraan turnamen ini. Dasar kami adalah semangat kebersamaan. Kami juga sudah siap menanggung keamanan dari tim tamu serta tidak memberikan kuota kepada suporter Semarang,” ujar Direktur Teknik dan Olahraga Persis, Totok Supriyanto.

Dalam pertemuan kemarin, kedua perwakilan tim juga melakukan penandatanganan nota kesepakatan bila final tetap digelar sesuai jadwal. Nota kesepakatan itu berisi tentang Panpel masing-masing menjamin keamanan tim tamu, mulai datang hingga pulang dari pertandingan. Selain itu, kelompok suporter tamu tidak datang saat timnya menjalani pertandingan tandang.

Nota kesepakatan itu ditandatangani Direktur Teknik dan Olahraga Persis, Totok Supriyanto, Ketua Panpel Persis Heri ”Gogor” Isranto, Menhakam Pasoepati Iwan Walet. Kemudian Direktur Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho, Ketua Panpel PSIS Pujianto, Sekretaris Panser Biru Wisnu dan Ketua Snex, Agus Junianto. (bas/ida/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -