Lebaran, Waspadai Kebakaran

347
PASTIKAN AMAN: Rapat koordinasi hadapi Lebaran di ruang Loka Krida, Gedung Moch Ikhsan, kemarin. Para SKPD diminta menjaga kondusivitas di wilayah masing-masing saat Lebaran. (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)
PASTIKAN AMAN: Rapat koordinasi hadapi Lebaran di ruang Loka Krida, Gedung Moch Ikhsan, kemarin. Para SKPD diminta menjaga kondusivitas di wilayah masing-masing saat Lebaran. (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)

BALAI KOTA – Koordinasi terkait kesiapan jelang Lebaran 1436 H kembali dilakukan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan Muspida, Jumat (10/7) bertempat di Ruang Loka Krida wali kota melakukan koordinasi dengan para lurah dan camat se-Kota Semarang. Hadir dalam kesempatan tersebut adalah para camat, lurah, kepala SKPD serta Sekda Kota Semarang.

Sejumlah poin penting ditegaskan wali kota guna memastikan kenyamanan warga masyarakat serta pemudik pada Lebaran ini di Kota Semarang. Pelaksanaan tugas pokok dan kewenangan masing-masing SKPD jelang Lebaran ini diharapkan dapat dimaksimalkan di seluruh wilayah Kota Semarang.

Kepada para pemangku wilayah seperti lurah dan camat, wali kota berpesan untuk dapat mengondisikan keamanan dan kondusivitas di wilayah masing-masing. Bagi warga Semarang yang akan mudik dan meninggalkan rumah supaya dapat mengecek keamanan alat-alat elektronik, listrik, kompor dalam kondisi mati. ”Tingkatkan keamanan wilayah sehingga terhindar dari tindak kejahatan serta bahaya kebakaran. Pastikan saklar-saklar listrik, LPG dan kompor dalam kondisi mati,” tegasnya.

Sejumlah SKPD Pemkot Semarang khususnya yang memberikan pelayanan langsung pada masyarakat seperti RSUD, Puskesmas, Dishubkominfo diminta untuk tetap aktif memberikan pelayanan kepada warga masyarakat selama Lebaran ini. ”SKPD yang memberikan pelayanan saya minta untuk tetap aktif selama cuti Lebaran ini. Pengaturan pelayanannya bisa dengan sistem piket sehingga bisa tetap lancar dan tidak mengganggu pelayanan masyarakat,” ungkap wali kota.

Dinas Pasar dan Disperindag misalnya, diminta untuk dapat menjaga kondusivitas aktivitas pasar. Tak hanya dari sisi ketersediaan dan harga bahan makanan tetapi juga kenyamanan berbelanja di pasar-pasar tersebut. Sementara, Dinas Kebersihan dan Pertamanan diminta untuk dapat memastikan kebersihan wilayah dan taman-taman yang ada sehingga memberikan kenyamanan bagi warga dan pemudik.

Tak hanya itu, untuk menjamin kenyamanan lalu lintas, wali kota meminta dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame (PJPR), Dishub dan Dinas Bina Marga untuk memastikan kelayakan jalan, penerangan jalan, pemasangan rambu lalu lintas di jalur mudik maupun alternatif. Pengaturan arus lalu lintas juga diminta untuk dapat dimaksimalkan sehingga mengurangi risiko penumpukan kendaraan dan kemacetan.

Pemerintah Kota Semarang pada Lebaran 1436 H ini menyediakan posko mudik dan pelayanan kesehatan di sejumlah titik strategis Kota Semarang. Tercatat, 11 pos pelayanan kesehatan dan 11 puskesmas siaga 24 jam akan melayani para pemudik.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pula penandatanganan Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 antara BPS Kota Semarang dan lurah/ camat yang disaksikan langsung oleh wali kota. (zal/ce1)