Munculkan Calon yang Serius

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Ali Mansur HD. (Radar Semarang files)
Ali Mansur HD. (Radar Semarang files)

SEMARANG – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan PNS, TNI/Polri, DPD dan DPRD mundur ketika ditetapkan sebagai calon kepala daerah mendapat respons dari DPRD Jateng. Dewan menilai hal tersebut langkah bagus agar calon kepala daerah yang mendaftar benar-benar serius dan tidak main-main. Sebab, dewan yang bakal maju akan lebih mempertimbangkan secara matang posisi yang sudah diduduki saat ini.

Sebelumnya, dalam Pasal 7 huruf s dan d Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota (UU Pilkada) anggota DPR, DPD dan DPRD yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah tidak perlu mundur dan hanya dipersyaratkan memberitahukan kepada pimpinan. Tapi MK memutuskan anggota dewan yang nyalon harus mundur.

Sekretaris Komisi A DPRD Jawa Tengah, Ali Mansur HD mengatakan, kebijakan MK itu sudah bagus dan merupakan langkah positif. Adanya keputusan itu jelas bakal membuat anggota dewan berfikir berkali-kali ketika hendak maju sebagai kepala daerah. ”Ini bagus, jadi mereka (dewan atau TNI/Polri, Red) yang ingin maju kepala daerah tidak main-main. Karena pilihannya hanya menang, jika tidak maka mereka akan kehilangan kursi jabatannya,” katanya, kemarin.

Ali menambahkan, keputusan itu juga bakal menyeleksi calon kepala daerah yang berkarakter dan amanah. Ia mencontohkan, sebagai anggota dewan mestinya menjabat selama lima tahun menjadi wakil rakyat. Bayangkan, jika baru satu tahun menjabat dan kemudian mencalonkan diri sebagai kepala daerah itu jelas kurang bagus. ”Nah dengan adanya kebijakan ini, saya kira dewan bakal bekerja untuk menjadi wakil rakyat selama lima tahun,” imbuhnya.

Diprediksikan peta pencalonan kepala daerah bakal berubah menyusul adanya keputusan tersebut. Bahkan bukan tidak mungkin, sejumlah dewan yang bakal maju memilih untuk mundur. Sebab, mereka akan memilih kursi yang sudah jelas, dibandingkan harus bertarung dalam pilkada dan belum tentu bisa menang.

Ke depan, ia meminta tidak hanya PNS, TNI/Polri, DPD serta DPRD yang harus mundur ketika ditetapkan calon kepala daerah. Tetapi mereka pejabat yang ada di lembaga-lembaga yang dibiayai negara juga harus mundur. ”Ini penting, agar mereka yang maju benar-benar berkualitas dan memiliki amanah untuk menjadi kepala daerahnya,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -