Ribuan Kendaraan Mulai Masuk Pantura

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MACET : Aksi saling serobot di jalur pantura Alas Roban, Pelelen, Kabupaten Batang, mengakibatkan jalan mulai padat. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MACET : Aksi saling serobot di jalur pantura Alas Roban, Pelelen, Kabupaten Batang, mengakibatkan jalan mulai padat. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

BATANG – Memasuki H-5 lebaran, ribuan kendaraan mulai memasuki Panturan. Tercatat sebanyak 19 ribu kendaraan sepeda motor, 16 ribu mobil pribadi dan 1700 bis angkutan umum, pemudik dari arah Jakarta mulai masuk wilayah Kabupaten Batang. Meski belum memasuki puncak arus mudik, namun kemacetan sudah terjadi sepanjang 12 kilometer, dari Kecamatan Gringsing hingga Alas Roban.

Aksi saling serobot dan ketidakpatuhan para pengguna jalan, adalah satu penyebab kemacetan yang tidak seharusnya terjadi. Kondisi kemacetan diperparah dengan melambatnya beberapa kendaraan barang, yang tidak kuat menanjak saat berada di Kecamatan Banyuputih.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Batang, Suharyanto mengatakan, lonjakan kendaraan arus mudik mulai terasa Sabtu (11/7). Dari data pantau Posko Pelayanan Dishubkominfo, tercatat sebanyak 19.272 sepeda motor dan 15.693 mobil pribadi yang melintas di Kabupaten Batang.

Dishubkominfo telah menambah banyak rambu-rambu petunjuk, untuk mengantisipasi adanya kemacetan. Namun kemacetan tetap saja terjadi yakni pada Desa Pelelen hingga Alas Roban, Kecamatan Gringsing. “Lonjakan hingga 15 ribu mobil dan 19 ribu kendaraan sepeda motor, menjadikan arus melambat tidak macet total,” kata Suharyanto.

Kasat Lantas Polres Batang, AKP Budiyarto, mengatakan arus lalu lintas di jalur Pos Pengamanan Luwes Plelen, mulai melambat karena adanya pengendara sepeda motor maupun kendaraan mobil pribadi, yang berebut ingin cepat sampai tujuan. Banyaknya pemudik, yang tidak mentaati rambu-rambu lalu lintas dan saling mendahului, serta tidak mentaati berlalu lintas menyebabkan kemacetan meski tidak terlalu parah.

“Ini tidak macet hanya tersendat karena banyak pengendara yang saling serobot, dan kami telah menyiapkan tim pengurai, untuk memperlancar arus lalu lintas,” kata AKP Budiyarto.

Budiyarto menegaskan untuk mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk terjadinya laka. Pihak Sat Lantas Polres Batang telah mengoptimalkan adanya rambu-rambu, marka, lampu emergensy serta menggunakan alat pengeras suara. ”Petugas selalu mengingatkan pemudik, dengan menggunakan alat pengeras suara, untuk selalu berhati-hati. Serta menempatkan beberapa petugas pada titik rawan, serta mengingatkan agar pemudik tidak saling menyerobot jalan,” tambahnya. (thd/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -