DPPK Terbakar, Rugi Rp 168 Juta

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PEKALONGAN-Gudang Kantor Dinas Pertenakan, Pertanian dan Kelautan (DPPK) Kota Pekalongan di Jalan Wr Supratman nomor 69 Panjang Wetan Pekalongan Utara Kota Pekalongan, Minggu malam (12/7) mengalami kabakaran. Atas kejadian tersebut, kantor tersebut mengalami kerugian kurang lebih Rp168 juta.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kapolsek Pekalongan Utara Kompol IK Lanus, kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 22.30. “Yang terbakar tepatnya gudang Penyimpanan Obat Pembasmi Serangga. Karena di gudang tersebut banyak bahan kimia, maka memang cepat terbakar,” ucapnya.

Dibeberkan Lanus, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Sutrisno, 35, tahun, warga Kampung Sigaran Gang 3A Panjang Wetan Kecamatn Pekalongan Utara Kota Pekalongan dan Sulismono, 41, karyawan DPPK, yang tinggal di Rumah Dinas DPPK Jalan WR Supratman Nomor 69 Panjang Wetan Pekalongan Utara Kota Pekalongan.

“Saksi Sutrisno saat menonton TV di rumah Sulismono, tiba-tiba dilapori warga ada kebakaran di gudangnya. Akhirnya mereka bersama warga mencoba memadamkan api dengan air,” ucapnya.

Ternyata kedua saksi dan warga tidak berhasil memadamkam api di gudang penyimpanan Obat Pembasmi Serangga atau Pestisida. Bahkan api semakin membesar. Beruntung sekitar 15 menit kemudian, datang pemadam kebakaran dan api baru bisa dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.

Setelah dicek oleh petugas dinas, barang-barang yang terbakar merupakan obat pembasmi serangga, seperti Applaud, Dypho, Tiran, Pithon, Arrivo, Buprosida, Furadan, Oshin, Sidatan, Rondup, Centadibe, Manufer. “Atas kebakaran tersebut, DPPK mengalami kerugian sebesar Rp 168.770.000. Saat ini kasus masih ditangani Polsek Pekalongan Utara. Penyebab kebakaran belum bisa kami tentukan, karena saat ini masih diselidiki,” tandasnya. (han/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -