Hendi Izinkan Kadinas PJPR Nyalon Wawali

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WALI Kota Semarang Hendrar Prihadi tidak mempersoalkan terkait langkah Kepala Dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame (Kadinas PJPR) Agus Sutyoso maju dalam Pilwalkot mendatang mendampingi Sigit Ibnugroho pada 9 Desember 2015. Meski yang bersangkutan belum meminta izin dirinya, Hendi –sapaan akrabnya— tetap menghargai hak politik mantan Dirut PDAM Tirta Moedal Kota Semarang tersebut.

Dijelaskan Hendi, ia mengetahui majunya Agus Sutyoso sebagai bakal calon wakil dari Sigit Ibnugroho justru dari media. ”Belum ada izin dari yang bersangkutan. Tapi kalau memang mengajukan, pasti kita izinkan. Karena hak yang bersangkutan untuk maju (Pilwalkot),” tegas wali kota yang juga calon petahana dari PDIP.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Kota Semarang Supriyadi mengakui, jika Agus Sutyoso merupakan salah satu PNS yang berambisi menjadi wakil wali kota. Kabar tersebut bukan hal baru lagi. ”Kami sudah lama tahu tentang ambisi dia, jadi sudah kami perhitungkan sejak dini,” tuturnya.

Pihaknya sendiri tidak akan menganggap remeh hadirnya mantan Kabag Kerjasama Setdakot Semarang itu di kancah Pilwalkot. Perhitungan tepat serta strategi yang sesuai, dipastikan dapat merangkul kalangan birokrat ke balon Hendi dan Ita yang diusungnya.

Terpisah, balon wali kota Soemarmo Hadi Saputro hingga saat ini belum mau mengumbar janji-janji politik sebelum mendapat kepastian rekomendasi dari partai pengusung. Pihaknya memilih untuk menyerahkan prosedur sepenuhnya kepada partai politik, baik di Koalisi Garuda Matahari maupun Koalisi Tugu Muda. ”Rekom masih proses, semua saya serahkan partai. Sebelum dapat rekom secara resmi saya belum mau bicara, saya juga tidak mau mengklaim. Toh, waktunya masih ada, jelang pendaftaran 26 Juli,” tegas Soemarmo.

Termasuk menentukan calon pasangan, dia juga enggan membeber apakah sudah mengincar calon wakil yang sesuai dengan keinginannya. Diakui Soemarmo, awal ingin mencalonkan diri, dia pernah mengatakan bahwa dirinya sendiri yang akan memilih wakil jika mendapatkan rekomendasi. Tetapi melihat perkembangan politik yang saat ini bergulir, Soemarmo memilih bersama-sama partai yang mengusungnya untuk memilih pendamping. ”Memilih calon wakil itu seperti memilih pacar atau istri. Bisa kenalan lama, atau baru kenal bisa langsung cocok. Menurut saya mengalir saja, apa pun itu seperti jodoh yang ditemukan Tuhan,” kata Soemarmo..

Mantan Wali Kota Semarang (2010-2012) ini, sangat mengapresiasi proses penjaringan bakal calon, baik wali kota maupun wakil wali kota di masing-masing koalisi. Jika kemudian ada nama bakal calon wakil wali kota baru, Soemarmo juga akan mempertimbangkannya. Menurutnya, itu merupakan langkah politik partai memunculkan nama baru yang dirasa mampu mendongkrak suara dalam Pilwalkot dan menjalankan pemerintahan. ”Bahkan akhir-akhir ini ada dua nama bakal calon wakil wali kota di luar Koalisi Garuda Matahari (Gerindra-PAN) dan Koalisi Tugu Muda (Golkar-PKS-Demokrat). Ada Mbak Linna Aliana (PKB) dan Eva Yuliana (Nasdem). Menurut saya keduanya potensial untuk bisa bersaing di Pilwalkot Semarang,” tandasnya. (zal/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -