Jadi Ladang Bisnis Sekaligus Sarana Syiar Islam

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PANTANG MENYERAH: Chinta Dwi Pramesti (kanan) desainer muda khusus busana muslim. (Dokumen pribadi)
PANTANG MENYERAH: Chinta Dwi Pramesti (kanan) desainer muda khusus busana muslim. (Dokumen pribadi)

Desainer muda asal Semarang, Chinta Dwi Pramesti, tak hanya menjadikan fashion sebagai ladang bisnis, namun juga sarana syiar Islam. Seperti apa?

NURUL PRATIDINA

SEJUMLAH peragawati tampil ayu dalam balutan busana muslim karya Chinta Dwi Pramesti. Simpel, anggun dan syar’i hadir dalam sejumlah koleksi yang ditampilkan Chinta. Alhasil, busana karya desainer muda ini pun memikat para pengunjung yang hadir dalam peragaan busana muslim tersebut.

Chinta sendiri mengawali karir sebagai desainer busana muslim pada 2011 lalu. Ia mengusung nama Tamlikha sebagai label desainnya. Tak hanya menggaet pasar domestik, Chinta juga mulai menembus pasar internasional.

Diakui Chinta, awalnya tak mudah memang dalam merintis usaha fashion. Sebagai pendatang baru, kiprahnya di busana muslim belum cukup dikenal oleh masyarakat. Apalagi banyak kompetitor dan desainer muda yang bergerak di bidang yang sama.

Namun demikian, hal tersebut justru dijadikannya sebuah tantangan untuk kian menggali kreativitasnya. Terlebih, perempuan kelahiran Jepara, 7 Juni 1986 ini merasa bahwa jiwanya berada di dunia fashion. Kursus pendek di salah satu sekolah ternama di Jakarta kian memantapkan jalannya. ”Saya merasa passion saya ya di bidang fashion, karena itu saya mantap berada di jalur ini,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Nama Tamlikha lantas diambil bukan tanpa alasan. Tamlikha adalah satu dari tujuh pemuda cerdas dalam kisah Ashabul Kahfi. Kiprah Tamlikha sebagai seorang yang diberikan hidayah untuk mengajak teman-temannya melarikan diri dari penyembah berhala menginspirasi Chinta untuk menggunakan nama tersebut.

Ya, ia berharap karirnya di bidang busana muslim ini tak hanya sekadar sebagai bisnis, namun juga sebagai sarana syiarnya. Sebagai panutan baik dan menginspirasi sesama dalam konteks berbusana muslim. ”Produk Tamlikha sebagai brand moslem wear merupakan sarana syiar kami,” katanya.

Berkat kegigihannya, karirnya terus melesat. Pemasaran tak lagi terfokus melalui jejaring sosial, Chinta juga aktif mengikuti berbagai lomba dan peragaan busana. Namanya pun mulai diperhitungkan.

Sejumlah prestasi ditorehkan. Di antaranya 1st Winner The New Designer 2014 by Scarf Magazine Jakarta dan 2nd Winner Creora Moslem Wear Design Competition 2015 by Pt Hyosung Jakarta. ”Ke depan saya ingin lebih mengembangkan keahlian dan memperluas pasar Tamlikha,” tandasnya. (*/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -