Calon Independen Bisa Bertambah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Joko Purnomo. (Radar semarang files)
Joko Purnomo. (Radar semarang files)

SEMARANG – Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menyatakan bahwa enam pasangan calon independen telah memenuhi syarat terkait jumlah dukungan suara yang ditetapkan, namun jumlah tersebut dapat saja bertambah. Hal ini menyusul diberikannya kesempatan perbaikan bagi yang belum memenuhi persyaratan.

”Pemberian perbaikan setelah dilakukan pendaftaran di masing-masing kabupaten/kota pada 26 Juli 2015 mendatang. Saat ini masih dilakukan rekap jumlah dukungan,” ungkap Ketua KPU Jateng Joko Purnomo, kemarin.

Hanya saja, lanjut Joko, ada konsekuensi dari kesempatan perbaikan yang diberikan. Yaitu dengan menambah dua kali lipat dari jumlah dukungan yang dinyatakan tidak sah pada saat dilakukan verifikasi faktual. ”Misalnya, ada kekurangan 500 KTP atau dukungan, maka pasangan calon perseorangan wajib menganti sebanyak 1.000 dukungan baru atau dua kali lipat dari data dukungan ganda,” imbuh Joko.

Berdasarkan data dari KPU Jateng per bulan Juni lalu, dari 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang bakal menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015, 13 pasangan calon independen telah menyerahkan syarat dukungan kepada KPU kabupaten/Kota masing-masing. Dari jumlah tersebut, enam pasangan di antaranya dinyatakan memenuhi syarat.

Di antara mereka yang telah dinyatakan memenuhi syarat (MS) adalah Abdul Khafidz – Bayu Andrean (Rembang), Cahyo Sumarso – M. Yakni Anwar (Boyolali), Sujaka Martana – Fauzi Umar Lahji (Kota Pekalongan), Suhardi-Joko Wiyono (Wonosobo), Mustafid Fauzan – Sri Harmanto (Klaten), dan Budiseno – Brigjen TNI Marinir (Purn) Giyarto (Wonogiri). (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -