Suka Bahasa Jawa

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DOK. PRIBADI
DOK. PRIBADI

FIQIH Ika Maharjanuarta mengaku prihatin dengan mulai pudarnya penggunaan bahasa Jawa di generasi muda saat ini. Bahasa Jawa dianggap kuno dan ndeso. ”Meski tinggal di tanah Jawa dan berasal dari keluarga Jawa, tapi sudah jarang yang menggunakan bahasa Jawa dengan baik dan benar saat berkomunikasi. Terutama penggunaan bahasa Jawa kepada orang yang lebih tua, jarang sekali generasi saat ini yang masih bisa berbahasa Jawa Krama maupun Krama Inggil,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Gadis manis kelahiran Blora, 29 Maret 1995 ini mengaku menyukai pelajaran Bahasa Jawa sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Tak heran, ketika memasuki bangku kuliah, mahasiswi Universitas PGRI Semarang (Upgris) ini pun memilih jurusan Pendidikan Bahasa Daerah agar bisa menggali lebih dalam tentang pendidikan Bahasa Jawa.

”Selain itu, setelah lulus nanti saya ingin menjadi guru bahasa Jawa. Dengan begitu, saya bisa nguri-uri dan melestarikan bahasa Jawa,” papar mahasiswi semester VI ini.

Juara favorit Putri Kampus Upgris 2015 ini berpendapat, bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang memiliki keindahan tersendiri. Sayang, jika para penuturnya terus berkurang.

”Bahasa Jawa itu bahasa yang indah. Memiliki tingkatan bahasa dan lainnya. Untuk itu, para orang tua, terutama yang berasal dari suku Jawa, harus mulai mengajari anaknya menggunakan bahasa Jawa yang baik dan benar agar bahasa Jawa tidak hilang. Dan satu lagi, jangan takut dibilang kuno ketika ingin berbicara menggunakan bahasa Jawa, tentunya ketika pada waktu dan tempat yang pas,” tuturnya. (ewb/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -