Arus Balik Dialihkan ke Jalan Lingkar Kaliwungu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL–Adanya perayaan tradisi Syawalan di Alun-alun Kaliwungu yang letaknya tepat di Jalur Pantura Kendal, membuat petugas Satlantas Polres Kendal mengalihkan arus balik ke Jalan Lingkar Kaliwungu. Bahkan sebelum pemudik masuk ke Kabupaten Kendal, petugas sudah memasang rambu-rambu dan water barrier bagi pamudik yang akan melewati Alun-Alun Kaliwungu.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Dedy Kasiadi mengatakan jika pengalihan arus balik sengaja dilakukan untuk menghindari kemacetan Kaliwungu atau tepatnya di depan Masjid Al Mutaqqin karena adanya tradisi tahunan Syawalan. Banyaknya pedagang, membuat separuh jalan menjadi tempat transaksi jual beli.

“Untuk menghindari kemacetan, arus balik terpaksa dialihkan ke jalan lingkar. Namun bagi warga yang hendak berziarah ataupun berkunjung ke Kaliwungu diperbolehkan masuk ke jalur yang melewati Desa Sumberejo itu,” katanya kemarin.

Selain itu, petugas juga mengantisipasi kepadatan pengunjung saat malam midodareni, dengan menutup akses menuju Alun-Alun Kaliwungu dan membuka kantong parkir di sekitar Pasar Pagi dan Kalibendo. “Sistem buka tutup akan diberlakukan jika pengunjung benar-benar membeludak. Selain itu, kantong parkir sudah disiapkan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Subarso mengatakan bahwa kondisi arus balik yang melewati Kendal terpantau ramai tapi lancar. Tercatat sebanyak 5.000 lebih kendaraan setiap jamnya. “Kondisi arus balik masih sangat ramai. Bahkan, jarak antar kendaraan roda empat pemudik ketika masuk Kendal hanya berjarak sekitar 10 meter,” katanya kemarin.

Dari data yang dihimpun Petugas Pos Pengamanan, arus mudik masih didominasi oleh kendaraan pribadi dengan total sekitar 3.800-4.000 kendaraan setiap jamnya. Sementara untuk kendaraan roda dua berkisar antara 1.200-1.500 kendaraan. “Setiap jamnya kendaraan roda dua, roda empat, maupun bus terus mengalami kenaikan cukup tinggi,” jelasnya.

Dirinya memprediksi arus balik akan terus terjadi hingga Minggu (26/7) malam. Dirinya menghimbau kepada pemudik yang hendak menuju kota tujuan agar menggunakan Jalan Lingkar Kaliwungu. “Titik rawan macet di wilayah Kendal terjadi di wilayah Cepiring dan Weleri karena adanya pasar tumpah,” pungkasnya. (den/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -