Ban Vulkanisir Bus Bahayakan Penumpang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

CEK KELAYAKAN ARMADA: Kepala Dishubkominfo Demak Agus Nugroho LP bersama Kasatlantas AKP Sonhaji mengecek roda bus di terminal Demak. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK KELAYAKAN ARMADA: Kepala Dishubkominfo Demak Agus Nugroho LP bersama Kasatlantas AKP Sonhaji mengecek roda bus di terminal Demak. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Penggunaan ban vulkanisir oleh kendaraan angkutan umum, termasuk bus hingga kini masih menjadi persoalan bagi lalu lintas angkutan jalan raya. Sebab, bus yang memakai ban vulkanisir tersebut rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Apalagi, bus termasuk angkutan yang banyak diminati penumpang. Karena itu, keselamatan penumpang mestinya harus diperhatikan.

Kepala Dishubkominfo Demak, Agus Nugroho LP menegaskan, untuk bus yang tidak layak jalan akan dibuatkan surat teguran. Dengan demikian, pengusaha bus memperhatikan fasilitas kendaraan yang dipakai tersebut dapat layak jalan. ”Ban vulkanisir mestinya harus diganti dengan ban yang normal,” katanya.

Menurutnya, dipasangnya ban vulkanisir bagi pihak bus dimungkinkan untuk menghemat anggaran operasional. Namun, di sisi lain justru dapat membahayakan penumpang atau pengguna transportasi umum tersebut. Selain soal ban vulkanisir, Dishubkominfo juga memperhatikan kelengkapan fasilitas bus lainnya, seperti kelaikan lampu, rem, termasuk buku uji. Yakni, apakah kendaraan yang digunakan untuk angkutan umum tersebut sudah diujikan atau belum. ”Untuk mobil ini, 6 bulan sekali dilakukan uji fisik secara periodik, khususnya untuk angkutan orang maupun barang,” jelasnya.

Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo melalui Kasatlantas AKP Sonhaji mengatakan, ban vulkanisir seharusnya tidak dipakai lagi oleh angkutan umum. ”Sangat membahayakan saat di jalan raya. Jangan sampai terjadi kecelakaan gara-gara ban vulkanisir,” ingatnya. (hib/ida/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -