H+6 Lebaran, Arus Pantura Batang Padat Merayap

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MACET : Ribuan kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Batang, sempat macet sehingga jalur Batang hingga Kota Pekalongan harus ditempuh selama 1,5 jam. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MACET : Ribuan kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Batang, sempat macet sehingga jalur Batang hingga Kota Pekalongan harus ditempuh selama 1,5 jam. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG–Memasuki H+6 Lebaran, jalur Pantura Kabupaten Batang padat merayap. Bahkan jalur Batang menuju Kota Pekalongan, yang biasanya cukup ditempuh dalam waktu 20 menit, Kamis (23/7) kemarin harus rela menempuh dalam waktu 1,5 jam. Sedangkan pengguna jalan didominasi oleh kendaraan pribadi dengan nomor polisi B.

Kemacetan mulai terjadi dari Jalan Raya Subah hingga Jendral Sudirman Kota Batang. Truk dengan muatan besar banyak yang tak mampu menanjak, sehingga jalur pantura Batang pun melambat. Kondisi arus lalu lintas di Kota Batang diperparah oleh banyaknya pengguna jalan pengguna kendaraan bermotor, yang menerobos jalan pembatas yang telah dibuat oleh Sat Lantas Polres Batang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Semarang, kendaraan roda empat berplat luar kota itu, mengalami kepadatan lantaran membeludaknya pengguna jalan dari arah timur ke-barat atau menuju Jakarta. Selain itu, beroperasinya kembali kendaraan pengangkut barang, semakin memperparah kemacetan jalan pantura Batang.

Harmudi, 34, warga Kalideres Jakarta, yang mudik dari Kota Demak, saat ditemui di rest area SPBU Banyuputih, Kamis (23/7) kemarin, mengungkapkan bahwa padatnya jalur lalu lintas pantura Batang, karena banyak truk angkutan barang yang mulai memenuhi di jalur pantura lagi.

“Pemerintah harusnya melarang truk barang melintas di jalur pantura, lebih dari H+ 7 bukan H+ 5, mengingat arus balik sampai H+ 7 masih sangat padat. Saya dari Kota Pekalongan ke Batang, hampir dua jam. Padahal pada hari biasa hanya 30 menit,” ungkap Harmudi.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Batang, Suharyanto, menandaskan bahwa kendaraan pribadi dengan plat nomor luar kota yang memasuki Kabupaten Batang, jumlahnya mulai menurun dari 7 ribu per jamnya pada H+4 menjadi 4 ribu. Sedangkan kendaraan truk angkutan dan bus antar kota antar propinsi, jumlahnya mulai meningkat jika dibandingkan pada H+4 kemarin. “Untuk kendaraan mobil pribadi yang melintas di jalur Kabupaten Batang mulai menurun, namun masih padat merayap,” tandas Suharyanto.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Batang, AKP Budiyarto menegaskan bahwa arus balik pada H+6 masih padat, sebagian didominasi oleh kendaraan pribadi dengan plat nomor luar Kota Batang. Namun arus Batang hingga Kota Pekalongan masih lancar, meski padat merayap lantaran membeludaknya kendaraan. Truk angkutan barang yang mulai masuk jalur pantura, menjadi salah satu penyebab melambatnya jalur pantura Batang.

“Beberapa titik rawan kemacetan sudah ada tim pengurai, mereka akan mengarahkan kendaraan pribadi ke jalur alternatif yang sudah disiapkan,” tegas AKP Budiyarto. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -