Menolong Anak Terpeleset, Malah Tewas Tenggelam

299

KENDAL-Malang menimpa Rokhayati, 36, warga Dusun Genting Kecamatan Singorojo. Maksud hati hendak menolong buah hatinya bernama Nabil, 10, yang terjebur di Bendungan Dukuh Juwiro, Desa Triharjo, Kecamatan Gemuh siang kemarin, justru meregang nyawa karena tenggelam, Kamis (23/7) kemarin.

Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, sebelumnya korban bersama anaknya sedang bersilaturahmi di salah satu kerabatnya yang tinggal Dukuh Juwiro, Desa Triharjo, Kecamatan Gemuh. Tak diduga, saat berkunjung, suasana ceria berubah tangis haru lantaran korban tewas tenggelam ketika menyelamatkan buah hatinya yang terpeleset saat buang air besar di sekitar Bendungan Juwiro.

Nur Kholid, 32, warga sekitar mengatakan bahwa sebelum kejadian, korban mengantar Nabil anak kesayangannya dan Zahra, 9, keponakannya untuk buang air besar di sekitar bendungan. Diduga kurang hati-hati, Nabil terpeleset dan langsung terjebur ke sungai bendungan sedalam 2,5 meter.

“Saat itu ada yang bilang anak korban sedang buag air besar, kemudian terpelset dan jatuh ke sungai. Spontan korban melompat untuk menyelamatkan buah hatinya,” tuturnya.

Zahra keponakan korban juga berusaha menyelamatkan Nabil dengan cara melompat ke sungai. “Keponakannya juga meloncat untuk menolong, ketiganya pun digulung derasnya air,” ujarnya.

Nabil dan Zahra berhasil ditolong warga dalam keadaan selamat. Sedangkan Rokhayati harus meregang nyawa karena diduga tidak bisa berenang. “Yang anak-anak masih hidup. Namun korban (Rokhayati, red) tewas,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Sulaiman, 53. Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung cepat. Dalamnya sungai dan arus yang deras membuat korban tidak bisa diselamatkan. “Mungkin tidak bisa beranang, jadi korban tenggelam,” tambahnya.

Dua korban selamat langsung dilarikan ke RSUD Soewondo Kendal untuk mendapatkan perawatan. Sementara jenazah korban langsung dibawa keluarga untuk dimakamkan. Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan petugas Polsek Gemuh. “Kasus ini murni kecelakaan, korban tewas karena tenggelam,” kata salah satu tugas kepolisian. (den/ida)