Tahun Ini, 23 Ribu Jamaah Diberangkatkan

417

SEMARANG – Sebanyak 23 ribu calon jamaah haji dari Jawa Tengah rencananya akan diberangkatkan tahun ini menuju Tanah Suci. Mereka adalah jamaah yang telah menunggu selama kurang lebih 19 tahun. Artinya, jika ada yang mendaftar tahun ini, diperkirakan baru bisa berangkat pada 2034 mendatang.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jawa Tengah Ahmadi menjelaskan, pada saat pelunasan pembayaran biaya haji tahap I pada 30 Juni 2015, masih ada 862 orang yang belum melunasi. Namun saat batas pelunasan tahap II pada 13 Juli 2015, tinggal 230 orang yang belum. ”Sebanyak 230 orang yang belum melunasi ini yang akan diganti oleh jamaah yang masuk daftar cadangan pemberangkatan,” imbuhnya.

Adapun daftar cadangan tersebut, lanjut Ahmadi, disesuaikan berdasarkan nomor urut pendaftaran. Adapun jumlahnya adalah lima persen dari kuota yang diberikan. ”Bagi jamaah yang belum melunasi biaya haji akan kembali dimasukkan daftar tunggu tahun berikutnya,” terangnya.

Dia menambahkan, yang menjadikan daftar tunggu lama dikarenakan kuota haji untuk Jateng tiap tahunnya hanya 23 ribu orang. Kendati demikian, ia memperkirakan daftar tunggu itu berkurang lantaran mulai tahun depan kuotanya dikembalikan menjadi 29 ribu orang. ”Mulai 2016 kuotanya kembali 100 persen,” terangnya.

Sesuai rencana, sambung Ahmadi, calon jamaah haji asal Jawa Tengah akan diberangkatkan mulai 21 Agustus 2015 mendatang. Sehingga pada 20 Agustus mereka sudah mulai masuk asrama. Menurutnya, saat ini telah ada sekitar 19 ribu paspor yang telah diselesaikan. Sementara sisanya masih dalam proses pembuatan.

Sementara itu Ketua Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kendal, KH Syamsul Maarif menyatakan perkiraan masa tunggu haji 19 tahun terlalu lama. Dia memperkirakan masa tunggu paling lama hanya 15 tahun. Anggota Komisi A DPRD Jateng ini memprediksi renovasi Masjidil Haram baru kelar pada 2020. ”Saya baru saja umrah dan melihat masih banyak yang harus direnovasi. Kemungkinan tahun 2020 baru selesai,” katanya. (fai/ric/ce1)