Tewas di Kolong Jembatan

422

PEKALONGAN-Warga yang tinggal di bawah kolong jembatan Hayam Wuruk Sampangan Kauman Pekalongan Timur Kota Pekalongan, Rabu malam (22/7) sekira pukul 22.00, digegerkan dengan penemuan mayat. Karena tidak berani mendekat, warga akhirnya melapor ke Polsek Pekalongan Timur.

Saksi mata, Bayu,17, seorang nelayan asal Perum Tirto Kecamatan Tirto Pekalongan mengungkapkan bahwa dirinya yang pertama kali melihat mayat tersebut sewaktu hendak buang air kecil di bawah jembatan Jalan Hayamwuruk. Tiba-tiba kaget melihat ada orang sudah dalam keadaan tergeletak di atas tanah dan tidak bergerak.

Karena takut, dirinya memberitahu Widi Widodo, 43, Satpam yang bertugas di Bank Muamalat yang berada di Jalan Hayamwuruk tidak jauh dari lokasi.

Akhirnya mereka berdua, sepakat melapor penemuan tersebut ke Polsek Pekalongan Timur setengah jam setelah penemuan mayat.
Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Agus Riyanto membenarkan bahwa ada penemuan mayat di wilayah hukumnya. “Tadi ditemukan oleh salah satu warga. Karena takut, akhirnya lapor ke kami. Setelah ditindaklanjuti, akhirnya diketahui bahwa warga tersebut sudah meninggal,” jelasnya.

Setelah dilakukan identifikasi akhirnya diketahui, bahwa mayat tersebut adalah Nurdin, 48, warga Gondang RT 06 / 02 Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan. Sehari-harinya, Nurdin menjadi pemulung dan sering istirahat di bawah jembatan tersebut.

Agus menambahkan, dari hasil pemeriksaan dokter jaga RSUD Bendan Pekalongan, korban meninggal karena menderita sakit dan tidak diketemukan tanda–tanda penganiayaan. “Korban sudah kami serahkan ke keluarga untuk segera dimakamkan secara layak,” tandasnya. (han/ida)