Dihadang Problem Kebugaran Pemain

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

ABSEN: Bakori Andreas (putih), salah satu pemain andalan PSIS berduel dengan pemain Persibas Banyumas David Aprilianto beberapa waktu lalu. Bakori akan bergaabung dengan Persinga Ngawi untuk tampil di Piala Kemerdekaan setelah final Piala Polda. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
ABSEN: Bakori Andreas (putih), salah satu pemain andalan PSIS berduel dengan pemain Persibas Banyumas David Aprilianto beberapa waktu lalu. Bakori akan bergaabung dengan Persinga Ngawi untuk tampil di Piala Kemerdekaan setelah final Piala Polda. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – PSIS dan Persis telah sepakat mengenai jadwal lanjutan Final Polda Jateng Cup 2015 yaitu lanjutan leg pertama akan digelar di Semarang 27 Juli dan leg kedua di Solo 30 Juli 2015 mendatang. Hanya saja, kendala teknis kini menghinggapi kedua tim. Baik PSIS maupun Persis bakal dihadang problem kebugaran mengingat sebelumnya kedua tim baru saja melakoni libur panjang selama lebaran.

Dengan jadwal baru tersebut, otomatis tim hanya memiliki waktu kurang dari lima hari untuk mempersiapkan diri mengingat Senin (27/7) pekan depan lanjutan leg pertama di Semarang akan kembali digeber. ”Pasti hal itu akan menjadi problem yang kita hadapi. Jangankan dua pekan, libur selama dua hari saja pasti akan berpengaruh kepada kebugaran pemain dalam menghadapi pertandingan,” kata pelatih PSIS, M. Dofir kemarin.

Terhitung sejak Kamis (23/7) tim Mahesa Jenar telah mulai melakukan persiapan untuk menghadapi duel klasik tersebut. Meski di latihan perdana kemarin total hanya diikuti oleh 16 pemain yang mayoritas adalah pemain asal Semarang.

Oleh karena itu, juru taktik asal Jawa Timur itu berharap di sisa waktu tiga hari ke depan semua pemain yang berasal dari luar Kota Semarang sudah bergabung latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi laga final. ”Tiga hari ke depan kami akan lebih fokus di kebugaran dulu karena kebugaran menjadi salah satu kunci kami untuk memainkan strategi permainan cepat. Ya mudah-mudahan di sisa waktu ini anak-anak sudah komplet,” sambungnya.

Selain itu Dofir kemarin juga meminta anak-anak PSIS untuk tetap tampil dengan semangat tinggi kendati secara psikis, Fauzan Fajri dkk harus dihadapkan kepada maju mundurnya jadwal final tersebut. ”Secara psikis tentu hal ini cukup menguras pikiran. Namun kami tetap mengingatkan ke anak-anak untuk bisa tetap fight menghadapi lanjutan final besok. Bagaimanapun kondisinya,” pungkas M. Dofir. (bas/smu/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -